Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Pesona klasik di jantung kota.

Perayaan Tet di kota tidak semeriah dan semeriah di pedesaan, tetapi tetap hadir dengan tenang, seperti aliran kenangan bawah tanah yang mengalir melintasi waktu dan tahun. Dan mungkin, justru ciri-ciri kuno inilah yang menciptakan suasana musim semi yang sangat unik di jantung kota saat ini.

Báo Thanh HóaBáo Thanh Hóa06/02/2026

Pesona klasik di jantung kota.

Pak Xuan (mengenakan syal merah) bertemu dengan teman-temannya dan mengenang kembali perayaan Tet (Tahun Baru Vietnam).

Menjelang akhir tahun, Hanoi terasa semakin berisik, terburu-buru, dan sibuk. Di tengah hiruk pikuk ini, selama bertahun-tahun, Nguyen Ngoc Xuan dan teman-temannya dari Thanh Hoa mempertahankan kebiasaan meluangkan waktu untuk bertemu, mengobrol, dan bernostalgia. Secangkir teh hangat, sepiring manisan buah, dan beberapa cerita lama tentang Tet (Tahun Baru Vietnam) di masa kecil mereka: mengenakan pakaian baru, dengan gembira menerima uang keberuntungan, atau berkumpul untuk membungkus kue beras ketan hijau. "Setelah tinggal di ibu kota begitu lama, Tet berlalu begitu cepat. Jika kita tidak duduk bersama, kita akan mudah lupa," ungkap Xuan.

Setiap liburan Tet berbeda. Namun, bagi mereka yang pernah mengalami Tet tradisional di kampung halaman mereka, seperti Bapak Xuan, mereka masih berharap hal-hal yang sudah familiar itu akan tetap terjaga. Oleh karena itu, meluangkan waktu di akhir tahun untuk mengenang masa lalu adalah cara untuk menjaga kenangan berharga masa lalu tetap hidup di kota saat ini.

Kisah-kisah tentang Tet (Tahun Baru Imlek Vietnam) selalu penuh warna dan emosi. Di Mam Tre – sebuah restoran dengan nuansa pedesaan di Dao Tan, Hanoi – pesona dunia lama tetap terjaga melalui ruang-ruang yang membangkitkan nostalgia. Ini termasuk lukisan nasi yang dimasak di atas kompor kayu bakar, menghangatkan hati di hari-hari dingin; bunga-bunga harum; dan desa-desa dengan kolam, deretan pohon sirih, dan semak pisang… Setiap lukisan di dinding kini menceritakan sebuah kisah, membangkitkan kenangan masa kecil yang jauh bagi mereka yang telah meninggalkan kampung halaman untuk pergi ke kota.

Menjelang Tết, suasana restoran dihiasi dengan barang-barang yang familiar: nampan bambu berisi berbagai macam manisan dan permen, beberapa pot kecil bunga krisan di beranda, dan melodi musim semi yang lembut diputar di latar belakang. Para pengunjung datang bukan hanya untuk menikmati masakan tradisional tetapi juga untuk menghidupkan kembali perasaan reuni keluarga di sekitar pesta musim semi di jantung kota. Terkadang, hanya alunan musik yang lembut dan tenang seperti itu sudah cukup untuk menghangatkan hati.

Meskipun nampan bambu tradisional Tet (Tahun Baru Vietnam) melestarikan semangat Tet bagi warga Vietnam yang tinggal jauh dari rumah, Kawasan Kota Tua Hanoi "membuka" Tet – sebagai fitur budaya bagi wisatawan asing untuk berhenti, mengamati, dan mengalaminya. Sejak awal bulan lunar kedua belas, hotel-hotel di daerah ini dihiasi dengan banyak pemandangan Tet tradisional. Di tengah suasana dunia lama terdapat bunga persik yang semarak, keindahan berbagai bunga yang mempesona, dan buah-buahan Tet yang familiar. Banyak wisatawan mengambil foto, dengan rasa ingin tahu bertanya tentang bunga persik, bunga aprikot, nampan lima buah, dan mendengarkan adat istiadat Tet Vietnam dengan penuh minat.

Bagi masyarakat Vietnam, Tet (Tahun Baru Imlek) adalah tentang pulang kampung. Oleh karena itu, menciptakan ruang bertema musim semi di dalam area hotel menyampaikan pesan yang mendalam dan bermakna: tempat ini selalu menjadi rumah bagi para pengunjung untuk kembali. Dengan cara ini, adat istiadat tradisional yang dilestarikan di jantung kota tidak hanya berfungsi sebagai pengingat tetapi juga menyebar, memungkinkan pengunjung untuk belajar dan menemukan semangat hangat, ramah, dan penuh keramahan dari tradisi Tet Vietnam.

Tidak hanya di hotel atau restoran dengan suasana nostalgia, tetapi bahkan di tengah kehidupan sehari-hari Hanoi, Tet kembali dengan cara yang lembut dan halus. Ini adalah pagi yang sejuk di penghujung tahun, ketika jalanan tiba-tiba dipenuhi aroma daun pisang dan nasi ketan yang baru dimasak. Ini adalah bunga-bunga merah muda pohon persik yang mengintip dari beranda, atau para penjual bunga yang membawa semangat musim semi melalui lorong-lorong sempit.

Di tengah kehidupan kota modern, Tet (Tahun Baru Imlek) terkadang datang bukan dengan kesibukan dan hiruk pikuk, tetapi dengan momen-momen perlambatan. Dalam aroma teh hangat, tempat kisah-kisah lama tahun ini dibagikan, dan dalam tradisi masa lalu yang dilestarikan, kita dapat menyadari bahwa musim semi selalu dengan lembut bersemayam di jantung kota.

Teks dan foto: Que Minh

Sumber: https://baothanhhoa.vn/net-xua-trong-long-pho-277741.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Festival Tari Singa dan Naga (Distrik Hai Chau, Da Nang)

Festival Tari Singa dan Naga (Distrik Hai Chau, Da Nang)

LALU MENARI DI FESTIVAL LONG TONG

LALU MENARI DI FESTIVAL LONG TONG

Dua bola kembar di bawah sinar matahari pagi

Dua bola kembar di bawah sinar matahari pagi