Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

New Delhi – Tanah keemasan budaya

New Delhi – ibu kota India – adalah gambaran semarak yang memadukan sejarah, budaya, dan arsitektur. Kota ini memiliki warisan UNESCO yang megah, pasar yang ramai, dan banyak bangunan modern, yang menjanjikan banyak hal menarik bagi pengunjungnya.

Việt NamViệt Nam06/12/2024

Benteng Merah

Nafas sejarah dan budaya seribu tahun

Benteng Merah Simbol kekuatan Delhi

Benteng Merah (Lal Qila), sebuah warisan penting dari arsitektur Mughal yang tersohor. Terletak di jantung ibu kota, benteng ini merupakan kristalisasi arsitektur Barat, Islam, dan Hindu, yang merekonstruksi perkembangan gemilang era feodal Mughal. Di malam hari, pertunjukan suara dan cahaya yang menceritakan sejarah benteng ini juga merupakan pengalaman yang tak boleh dilewatkan.

Gerbang India

Tugu peringatan setinggi 42 m ini merupakan tempat untuk mengenang para prajurit India yang gugur dalam Perang Dunia I. Pada malam hari, Gerbang India diterangi dengan terang benderang, menjadikannya tempat pertemuan yang ideal bagi wisatawan dan penduduk lokal.

Chandni Chowk – Pasar Kuno yang Penuh Warna

Chandni Chowk adalah pasar tertua dan tersibuk di Delhi, terkenal dengan gang-gangnya yang ramai, penuh warna, dan cita rasa. Di sini, Anda dapat menikmati jajanan kaki lima khas seperti chaat, paratha, jalebi, dan menjelajahi kerajinan tangan tradisional.

Karya arsitektur yang luar biasa

Makam Humayun Ikon Arsitektur Mughal

Makam Humayun ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 1993 dan termasuk dalam daftar "Bangunan Terindah di Dunia". Makam ini merupakan salah satu karya arsitektur yang luar biasa dan ikon budaya India. Karya ini memadukan unsur Persia dan Mughal.

Masjid Jama Masjid Simbol budaya Islam

Masjid Jama adalah masjid terbesar di India, dibangun oleh Kaisar Shah Jahan. Dengan kapasitas 25.000 orang dan arsitektur yang megah, masjid ini merupakan simbol budaya Islam Delhi.

Kuil Akshardham Mahakarya Hindu

Sebagai salah satu kuil Hindu terbesar di dunia, Akshardham terkenal dengan arsitektur batu pasir dan marmernya, yang dihiasi ribuan ukiran rumit. Jangan lewatkan pertunjukan Air dan Cahaya di malam hari, yang menciptakan suasana magis yang tak terlupakan.

Makam Humayun

Rencana perjalanan yang disarankan untuk Anda:

Hari 1: New Delhi yang Ikonik

Pada hari pertama Anda di New Delhi, luangkan waktu untuk mengunjungi Benteng Merah untuk menjelajahi dan mempelajari sejarah megah Dinasti Mughal. Di sore hari, pengunjung dapat memilih untuk mengunjungi Monumen Mahatma Gandhi, sekitar 3 km dari Benteng Merah, atau Pasar Chandni Chowk yang terletak tepat di sebelah Benteng Merah. Pasar ini merupakan salah satu pasar tersibuk di New Delhi.

Hari ke-2: Jelajahi arsitektur Mughal

Pengunjung dapat mengunjungi Makam Humayun, salah satu contoh terbaik arsitektur Mughal. Di sore hari, kunjungi Masjid Jama, hanya 6 km dari Makam Humayun, dan nikmati makan malam di restoran Karim yang terkenal hanya beberapa ratus meter jauhnya.

Hari ke-3: Kuil dan situs bersejarah

Di pagi hari, pengunjung dapat mengunjungi Kuil Akshardham, mengagumi arsitektur dan patung-patungnya yang indah. Di sore hari, bersantailah dan jelajahi Qutub Minar – Situs Warisan Dunia UNESCO.

Hari ke-4: Warna budaya dan kehidupan lokal

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang budaya dan sejarah Delhi, kunjungi Gerbang India dan istana kepresidenan Rashtrapati Bhavan. Di sore hari, jelajahi Museum Nasional Delhi dan nikmati makan malam di Desa Hauz Khas.

Hari ke 5 – 6: Ziarah ke Varanasi yang suci

Jika Anda punya lebih banyak waktu di New Delhi, naiklah pesawat ke Varanasi, salah satu kota tertua di dunia. Di sini, pengunjung dapat mengunjungi Sarnath - salah satu dari Empat Tanah Suci agama Buddha atau mengunjungi Bodhgaya (300 km dari Varanasi) untuk menyaksikan matahari terbit dan menyusuri Sungai Gangga yang suci.

Sumber: https://heritagevietnamairlines.com/new-delhi-vung-dat-van-hoa-vang-son/


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk