Saat matahari mulai terbenam, Pasar Benhil di Jakarta berubah menjadi salah satu destinasi kuliner paling semarak di Indonesia. Ribuan warga lokal dan wisatawan berbondong-bondong ke sini untuk bersiap-siap menyantap hidangan buka puasa, yaitu hidangan yang menandai berakhirnya hari yang panjang penuh ritual keagamaan.
Sebuah pesta untuk indera di jantung kota Jakarta.
Buka mulai pukul 1 siang, Pasar Benhil menyajikan beragam kuliner dari seluruh wilayah Indonesia. Pengunjung dapat dengan mudah menemukan jajanan populer seperti makanan gorengan renyah dan bubur manis, serta hidangan utama yang mengenyangkan seperti lontong ayam, ikan bakar, atau masakan Padang yang kaya rasa.

Pasar di Benhil ramai saat waktu berbuka puasa tiba.
Yang menarik, Kolak – minuman yang terbuat dari air, pisang, dan gula – selalu menjadi barang terlaris di sini. Menurut para penjual, meskipun jam sibuk biasanya di sore hari, banyak orang yang bekerja di sekitar memanfaatkan kesempatan untuk membeli barang lebih awal untuk dibawa pulang ke keluarga mereka, sehingga menciptakan suasana yang ramai.

Makanan tradisional Indonesia dijual di pasar.
Rasakan keunikan budaya lokal.
Pasar Benhil terletak di bawah atap, sehingga pengunjung dapat dengan nyaman menjelajahinya tanpa khawatir akan terik matahari atau hujan deras tiba-tiba. Di sini, keramahan para pedagang berpadu dengan aroma menggoda dari warung makanan bakar, menciptakan suasana budaya yang khas dari festival Ramadan di Indonesia.
Makna bulan Ramadan
Sepanjang Ramadan, umat Muslim wajib berpuasa dari subuh hingga senja. Namun, orang sakit, lansia, ibu hamil, anak-anak, dan mereka yang melakukan pekerjaan berat dikecualikan dari aturan ini.
Berpuasa di siang hari bukan hanya praktik keagamaan tetapi juga membantu membersihkan jiwa, menumbuhkan kesabaran, dan memahami penderitaan orang-orang yang membutuhkan. Setelah matahari terbenam, keluarga dan teman-teman sering berkumpul bersama untuk menikmati hidangan hangat dan menyenangkan untuk berbuka puasa, memperkuat ikatan komunitas.
Sumber: https://baodanang.vn/jakarta-kham-pha-thien-duong-am-thuc-xa-chay-tai-cho-benhil-3326938.html
Komentar (0)