![]() |
Neymar belum bermain di Piala Dunia 2026, tetapi ia sudah menjadi fokus perdebatan di Brasil. |
Neymar belum bermain di Piala Dunia 2026, tetapi namanya sudah sering disebut-sebut dalam diskusi seputar tim nasional Brasil.
Sebuah perdebatan yang melampaui sepak bola.
Cedera, keputusan seleksi pelatih Carlo Ancelotti, dan status istimewa pemain nomor 10 telah menjadikan Neymar salah satu figur yang paling banyak dibicarakan di turnamen ini. Kisah ini bukan lagi semata-mata tentang sepak bola. Hal ini telah membagi opini publik Brasil menjadi dua kubu yang berbeda: satu pihak percaya dia seharusnya tidak masuk dalam daftar, sementara pihak lain masih percaya Neymar adalah elemen penting bagi ambisi Seleção.
Tekanan pada Neymar semakin meningkat ketika ia absen dalam dua pertandingan pertama karena cedera otot. Bagi banyak orang, masalahnya terletak pada kebugaran pertandingan, kondisi fisik, dan riwayat cederanya. Mereka berpendapat bahwa posisi Neymar seharusnya bisa diberikan kepada pemain yang lebih bugar dan lebih sering bermain.
Kritik itu tidak hanya datang dari para penggemar. Presiden Brasil Lula da Silva juga menarik perhatian ketika ia menyebut Neymar dalam sebuah acara di Belo Horizonte. Ketika seorang anak kecil menjawab bahwa Neymar adalah pemain terbaik di tim nasional Brasil, Lula dengan sinis berkomentar bahwa Neymar bahkan tidak bermain dan merupakan pemain pertama di tim yang "berlatih di rumah."
Pernyataan itu memicu perdebatan yang sudah memanas. Jose Boto, direktur olahraga Flamengo, juga mempertanyakan keputusan untuk memanggil Neymar. Dia tidak mengerti mengapa pemain yang hanya bermain dua pertandingan dalam dua bulan dipilih untuk tim nasional, sementara Pedro, yang mencetak 15 gol di liga Brasil, absen.
![]() |
Ruang ganti tim Brasil memandang Neymar sebagai elemen penting dalam kampanye Piala Dunia mereka. |
Oleh karena itu, Neymar memasuki Piala Dunia yang sangat aneh. Dia belum memiliki kesempatan untuk membuktikan dirinya di lapangan, tetapi dia harus hidup di bawah tekanan penilaian. Segala sesuatu di sekitarnya diteliti: mulai dari kondisi fisiknya, waktu bermain, peran dalam tim, hingga apakah dia masih layak mengenakan nomor punggung 10.
Patut dicatat bahwa Neymar tidak membalas. Dia tidak berdebat dengan presiden Brasil. Dia juga tidak bereaksi secara publik terhadap saran bahwa dia seharusnya tidak berada di Piala Dunia. Neymar hanya fokus pada latihan, pemulihan, dan menunggu kepulangannya.
Ruang ganti berada di sisi nomor 10.
Meskipun Neymar dikelilingi kritik di luar tim, situasi di dalam tim nasional Brasil sangat berbeda.
Ancelotti selalu menjadi pembela terkuat Neymar. Pelatih asal Italia itu menegaskan bahwa pemilihan timnya didasarkan pada kriteria profesional. Ia tetap percaya pada Neymar bahkan ketika cedera pemain tersebut lebih serius dari yang diperkirakan semula.
Sebelum turnamen, Ancelotti mengatakan Neymar memiliki waktu dua bulan untuk membuktikan bahwa ia cukup baik untuk Piala Dunia. Ketika skuad diumumkan, pesannya tetap sama: Brasil percaya Neymar adalah pemain penting dengan tanggung jawab yang sama besarnya dengan 25 anggota lainnya.
Bahkan jika Neymar cedera, Ancelotti tidak mempertimbangkan pengganti. Sang pelatih menegaskan Brasil tidak berniat mencoret siapa pun dari skuad. Sebelum pertandingan melawan Skotlandia, ia terus memberikan kabar positif: Neymar akan berlatih secara terpisah, kemudian kembali berlatih bersama tim dan siap bermain.
![]() |
Neymar fokus pada pemulihannya menjelang kesempatan untuk kembali bermain bagi tim nasional Brasil. |
Dukungan untuk Neymar tidak hanya datang dari pelatih. Seluruh ruang ganti tim Brasil juga berada di pihaknya.
Selama sesi latihan yang terbuka untuk media, gambar Vinicius berjalan berdampingan dengan Neymar, bercanda dan berbagi kegembiraan atas kembalinya seniornya, menyampaikan pesan yang jelas. Vinicius menyebut Neymar sebagai idola para pemain Brasil. Dia menceritakan bahwa Neymar dulu merasa kesal setiap kali tidak dipanggil oleh Ancelotti.
Lucas Paqueta juga menegaskan bahwa seluruh tim senang dengan kembalinya Neymar dan berharap dia segera kembali ke lapangan untuk membantu Brasil. Menurut Paqueta, Neymar tetap menjadi pemain yang sangat penting bagi tim nasional. Perasaan ini juga dirasakan oleh tokoh-tokoh berpengaruh di ruang ganti seperti Casemiro, Alisson, dan Danilo.
Itulah paradoks terbesar seputar Neymar di Piala Dunia ini. Dari luar, ia berada di bawah pengawasan ketat. Namun dari dalam, Neymar dilindungi. Opini publik mempertanyakan kehadiran pemain nomor 10 itu, tetapi tim Brasil melihatnya sebagai bagian penting dari rencana mereka.
Neymar sudah terbiasa dengan kontroversi sepanjang kariernya. Ia telah dikritik karena gaya bermainnya, cedera, pilihan klub, dan bahkan pandangan politiknya . Di Brasil, hanya sedikit pemain yang menimbulkan perpecahan sebanyak dirinya. Neymar tidak pernah menikmati konsensus absolut seperti yang dinikmati banyak ikon sepak bola Brasil lainnya.
Namun Piala Dunia tidak akan menunggu selamanya. Setelah semua perdebatan, Neymar membutuhkan jawaban di lapangan. Jika dia kembali dan membuat perbedaan, Ancelotti akan memiliki alasan untuk membela pilihannya. Jika tidak, kritik terhadap pemain nomor 10 itu hanya akan semakin intensif.
Bagi Neymar, debutnya bukan hanya kesempatan untuk bermain. Ini juga momen baginya untuk keluar dari perannya sebagai figur yang hanya menjadi bahan pembicaraan dan menulis ulang kisahnya sendiri di Piala Dunia 2026.
Sumber: https://znews.vn/neymar-chua-da-da-thanh-tam-bao-post1662134.html
































































