![]() |
Neymar telah dipanggil ke tim nasional Brasil untuk Piala Dunia 2026. |
Brasil telah menjadi pusat perhatian di Piala Dunia 2026 bahkan sebelum pertandingan pertama dimainkan. Hanya beberapa jam setelah Carlo Ancelotti mengumumkan skuad, media sosial di Brasil hampir meledak dengan dua nama: Neymar dan Endrick.
Yang satu adalah ikon terbesar sepak bola Brasil selama hampir dua dekade. Yang lainnya mewakili generasi penerus yang diharapkan akan mengantarkan era baru bagi Selecao. Dan yang menarik, Ancelotti menjadikan kedua generasi ini sebagai inti dari kebangkitan Brasil.
Perolehan 1,1 juta pengikut Instagram oleh Neymar hanya dalam satu hari bukanlah sekadar angka di media sosial. Hal itu mencerminkan kenyataan bahwa, meskipun berusia 34 tahun, telah mengalami banyak cedera, dan tidak lagi berada di puncak performanya, Neymar tetap menjadi figur paling berpengaruh di sepak bola Brasil, sebuah kekuatan yang hanya dimiliki oleh sedikit pemain di dunia .
Setelah Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, Neymar tetap menjadi pemain dengan pengikut terbanyak ketiga di Instagram di dunia dengan lebih dari 232 juta pengikut. Daya tarik ini tidak hanya berasal dari karier sepak bolanya, tetapi juga dari perannya sebagai bagian dari budaya populer selama hampir 20 tahun.
Brasil selalu memandang Neymar sebagai perwujudan dari gaya sepak bola spontan, brilian secara teknis, dan emosional yang sangat mereka banggakan. Itulah mengapa, bahkan ketika performa tim nasional Brasil mengecewakan dalam beberapa tahun terakhir, Neymar tetap menjadi pemain yang paling banyak dibicarakan.
![]() |
Dalam konteks sepak bola Brasil yang selama bertahun-tahun bergumul dengan krisis identitas dan tekanan untuk mencapai hasil, kemunculan Endrick menciptakan harapan baru bagi para penggemar. |
Namun, yang paling membuat Ancelotti senang mungkin adalah Endrick. Striker muda ini mengalami pertumbuhan citra yang luar biasa di media sosial.
Video di balik layar momen pemanggilannya ke tim nasional telah melampaui 31 juta penayangan, sementara unggahan ucapan terima kasih kepada Ancelotti telah menerima lebih dari 300.000 suka di X. Di TikTok, Endrick memiliki lebih dari 6,2 juta pengikut meskipun baru berusia 19 tahun.
Ia bukan lagi sekadar citra talenta muda. Endrick kini dipandang oleh Brasil sebagai figur utama generasi penerus, seperti halnya Neymar lebih dari satu dekade lalu. Dalam konteks sepak bola Brasil yang selama bertahun-tahun bergumul dengan krisis identitas dan tekanan untuk meraih hasil, kemunculan Endrick menciptakan harapan baru bagi para penggemar.
Dan Ancelotti sangat memahami hal itu. Strategi asal Italia ini tidak hanya membangun tim dengan taktik. Ia menciptakan narasi yang cukup kuat untuk mendorong Brasil menuju Piala Dunia 2026. Di satu sisi ada Neymar, ikon pujaan. Di sisi lain ada Endrick, yang mewakili masa depan.
Ini tampaknya merupakan transisi generasi yang sempurna yang dapat diharapkan Brasil saat ini. Ancelotti sendiri menjadi sebuah fenomena. Dengan lebih dari 18 juta pengikut Instagram, ia saat ini adalah pelatih sepak bola paling berpengaruh di dunia di media sosial, jauh melampaui Pep Guardiola atau Xabi Alonso.
Ini menunjukkan bahwa sepak bola modern tidak lagi hanya ditentukan oleh hasil di lapangan. Pengaruh, emosi, dan kemampuan untuk terhubung dengan publik kini sama pentingnya dengan taktik.
Brasil memahami hal itu, itulah sebabnya mereka bertaruh pada Ancelotti. Mereka tidak hanya membutuhkan pelatih dengan kemampuan teknis yang baik. Mereka membutuhkan sosok yang mampu membawa Selecao kembali ke pusat sepak bola dunia, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Dan tampaknya Ancelotti berhasil melakukannya dengan sangat baik, bahkan sebelum Piala Dunia 2026 dimulai.
Sumber: https://znews.vn/neymar-va-endrick-dang-giup-brazil-thang-lon-truoc-world-cup-post1652850.html









Komentar (0)