![]() |
Kemerosotan Neymar sungguh tak bisa dipercaya. Foto: Reuters . |
Dalam sebuah klip yang menjadi viral setelah kekalahan Santos 1-2 dari Novorizontino pada 23 Februari, Neymar terlihat mengejar bola di dekat garis pinggir lapangan tetapi gagal menangkapnya. Momen itu mengejutkan para penggemar, membuat mereka menyadari betapa seriusnya cedera dan usia telah memengaruhi bintang top sepak bola Brasil tersebut.
Hilang sudah kecepatan anggun yang dulu menjadi ciri khasnya; lari Neymar tampak berat dan lambat, menyebabkan banyak penggemar khawatir tentang penurunan kebugarannya.
Di media sosial, banyak komentar yang mengungkapkan penyesalan. Beberapa mengatakan mereka bisa berlari lebih cepat daripada Neymar dalam situasi itu, sementara banyak penggemar mengakui mereka "sangat sedih melihat idola mereka tampak seperti sudah melewati masa jayanya."
![]() |
Neymar tampak lambat saat berakselerasi. |
Dalam pertandingan yang sama, Neymar juga melakukan kesalahan langsung dengan umpan yang salah sasaran, yang menyebabkan Santos kebobolan gol. Kekalahan 1-2 tersebut mengakibatkan timnya tersingkir di perempat final Kejuaraan Negara Bagian Sao Paulo. Mantan bintang PSG itu sendiri tidak mencetak gol atau memberikan assist dalam 90 menit pertandingan.
Performa buruk Neymar terjadi di saat ia sedang berjuang untuk mengamankan tempat di skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026 di bawah asuhan pelatih Carlo Ancelotti. Turnamen tersebut hanya tinggal beberapa bulan lagi, tetapi mantan bintang PSG itu belum menunjukkan tanda-tanda kesiapan.
Di usia 34 tahun, Neymar pernah dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di generasinya, setara dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Namun, kariernya merosot setelah mengalami cedera serius saat bermain untuk Al Hilal di Arab Saudi.
Neymar secara konsisten bergelut dengan masalah kebugaran, hanya tampil tujuh kali dalam dua tahun di Arab Saudi. Cedera paling serius adalah robeknya ligamen anterior cruciate (ACL) saat bermain untuk Brasil pada tahun 2023, yang menandai awal dari serangkaian cedera lutut berulang yang panjang.
Pada awal tahun 2025, Neymar kembali ke Santos dengan harapan dapat memulihkan performa dan kondisi fisik terbaiknya. Namun, cedera dan performa yang tidak konsisten telah mencegahnya memenuhi harapan para penggemar. Performa yang tidak stabil ini juga secara langsung mengancam kualifikasi Neymar ke Piala Dunia.
Sumber: https://znews.vn/neymar-xuong-doc-kho-tin-post1629791.html









Komentar (0)