Kremlin telah menolak tuduhan bahwa Rusia berada di balik peracunan istri kepala intelijen Ukraina, Budanov, dengan logam berat.
"Ukraina menyalahkan Rusia atas setiap masalah yang dihadapinya. Sejauh yang saya lihat, mereka bahkan mengklaim bahwa Rusia yang bertanggung jawab atas keberadaan Ukraina. Oleh karena itu, ini hanyalah tuduhan rutin," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada 29 November.
Komentar Peskov muncul setelah Andriy Yusov, juru bicara Direktorat Intelijen Pertahanan Ukraina (GUR), mengkonfirmasi pada 28 November bahwa Marianna Budanova, istri pemimpin GUR Kyrylo Budanov, telah diracuni dengan logam berat, dan hipotesis utama Kyiv adalah bahwa Moskow berada di balik insiden tersebut.
Sementara itu, media Rusia telah mengemukakan beberapa teori tentang insiden tersebut. Salah satunya menyebutkan bahwa Ny. Budanova memiliki hubungan rahasia dengan bawahan suaminya, atau bahwa Tn. Budanova sendiri adalah pelakunya agar dapat melanjutkan hubungan romantisnya dengan seorang perwira MI6. Ukraina belum memberikan komentar mengenai rumor-rumor ini.
Marianna Budanova dan Kyrylo Budanov. Foto: euronews
Budanova, 30 tahun, mengetahui bahwa dirinya telah diracuni ketika ia menjalani pemeriksaan medis setelah merasa tidak enak badan untuk waktu yang lama. Valeriy Kondratyuk, mantan pemimpin GUR, mengatakan dokter menemukan arsenik dan merkuri di tubuhnya.
Sumber intelijen Ukraina menduga bahwa racun tersebut mungkin telah ditambahkan ke makanan Nyonya Budanova, dan beberapa personel GUR (Keamanan Kesehatan Umum) juga diracuni. Nyonya Budanova "merasa lebih baik" dan sedang menerima perawatan di sebuah rumah sakit di Ukraina. Logam berat yang terdeteksi "tidak digunakan dalam bentuk apa pun dalam kehidupan sehari-hari, oleh karena itu ini bisa jadi upaya pembunuhan."
Kementerian Pertahanan Ukraina sedang menyelidiki insiden tersebut. Saat ini masih belum jelas apakah target sebenarnya dari peracunan itu adalah Ibu Budanova atau Bapak Budanov.
Pada bulan September, Bapak Budanov menyatakan bahwa Ibu Budanova telah tinggal bersamanya di kantornya di Kyiv sejak awal konflik Rusia-Ukraina pada Februari 2022. Keduanya juga sering bepergian bersama karena alasan keamanan. Ibu Budanova memiliki gelar master di bidang psikologi dan kemudian terjun ke dunia politik, menjabat sebagai penasihat Walikota Kyiv Vitali Klitschko sejak Juni 2021.
Budanov, 37 tahun, lulus dari Akademi Militer Odessa pada tahun 2007 dan kemudian bergabung dengan pasukan khusus Direktorat Intelijen Utama Kementerian Pertahanan Ukraina. Pada Agustus 2020, Budanov diangkat sebagai kepala GUR oleh Presiden Volodymyr Zelensky.
Budanov memainkan peran penting dalam serangan balasan Ukraina terhadap pasukan Rusia. Pemimpin GUR ini juga diyakini berada di balik beberapa serangan di Semenanjung Krimea dan wilayah Rusia. Komite Investigasi Rusia mengumumkan secara in absentia pada awal Oktober bahwa Budanov telah didakwa.
Oleh Như Tâm (Menurut TASS, euronews )
Tautan sumber








Komentar (0)