Seorang pejabat ekspor senjata senior mengatakan Rusia telah menandatangani kontrak untuk memasok India dengan rudal pertahanan udara portabel Igla, yang memungkinkan New Delhi untuk memproduksi senjata tersebut di dalam negeri India.
| MANPADS adalah rudal permukaan-ke-udara jarak pendek yang sangat serbaguna dan efektif. (Sumber: IndiaTV/Angkatan Darat AS) |
Pada 14 November, kantor berita TASS mengutip seorang pejabat ekspor senjata senior yang mengatakan bahwa Rusia telah menandatangani kontrak untuk memasok India dengan rudal pertahanan udara portabel Igla dan mengizinkan New Delhi untuk memproduksi rudal-rudal ini di dalam negeri India.
Yang perlu diperhatikan, Igla adalah sistem pertahanan udara portabel (MANPADS) yang mampu menembak jatuh pesawat dan hanya membutuhkan satu operator.
Alexander Mikheyev, kepala perusahaan ekspor senjata milik negara Rusia, Rosoboronexport, juga menyatakan: "Kami telah menandatangani dokumen-dokumen terkait dan sekarang bekerja sama dengan perusahaan swasta India untuk mengatur produksi MANPADS Igla-S di India."
Perlu dicatat bahwa Angkatan Darat India telah lama mencari sistem pertahanan udara portabel baru, dan telah mengoperasikan sejumlah kecil sistem Igla-S tahun lalu.
Senjata-senjata ini didatangkan dari Rusia melalui program pengadaan darurat. Pada saat itu, terdapat laporan bahwa kontrak yang lebih besar untuk sistem Igla-S di bawah perjanjian Sistem Pertahanan Udara Jarak Pendek Vietnam (VSHORAD) sedang dalam proses.
Rusia tetap menjadi pemasok senjata utama bagi India, termasuk peralatan pertahanan dan jet tempur. Terlepas dari kritik Barat terhadap peralatan pertahanan Rusia dalam konflik antara Moskow dan Kyiv, Kementerian Pertahanan India terus membeli peralatan militer dari Rusia.
Menurut Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), Moskow memasok hampir 45% kebutuhan pertahanan India antara tahun 2018 dan 2022, dengan Prancis memasok 29% dan Amerika Serikat hanya 11%.
Sumber








Komentar (0)