
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy meminta Presiden AS Donald Trump untuk memberikan dukungan pertahanan udara kepada Ukraina. Foto: UPP.
Dalam surat tertanggal 26 Mei, Presiden Ukraina Zelensky menekankan bahwa Ukraina kini hampir sepenuhnya bergantung pada Amerika Serikat untuk pertahanan rudal balistik. Pemimpin Ukraina itu meminta AS untuk menyediakan rudal Patriot PAC-3 tambahan dan sistem pelengkap lainnya untuk melindungi kota-kota dari serangan udara Rusia yang semakin intensif.
Dalam pidato video malamnya pada 27 Mei, presiden Ukraina menambahkan bahwa jarang sekali seorang kepala negara asing mengirim surat kepada Presiden AS dan Kongres AS secara bersamaan, tetapi situasi saat ini menuntut "tindakan cepat dan efektif."
Zelensky juga menegaskan bahwa penguatan kemampuan pertahanan udara adalah syarat utama untuk memajukan proses perdamaian dengan Rusia. Ia mengatakan: “ Semakin cepat kita melindungi Ukraina dari rudal balistik, semakin cepat kita dapat menciptakan kondisi agar diplomasi menjadi efektif. Selama Rusia terus bergantung pada rudal, mereka tidak akan benar-benar serius tentang solusi diplomatik .”
Permohonan Zelenskyy muncul di tengah hubungan yang tegang antara Kyiv dan Washington. Setelah kembali ke Gedung Putih, Trump berjanji untuk segera mendorong pengakhiran perang di Ukraina. Namun, upaya mediasi yang dipimpin AS belum menunjukkan kemajuan yang signifikan.
Negosiasi antara Rusia dan Ukraina, yang dimediasi oleh AS, dilaporkan menemui jalan buntu, sementara ketegangan di Timur Tengah dan konflik yang melibatkan Iran terus mengalihkan perhatian dan sumber daya militer Washington.

Sebuah baterai rudal permukaan-ke-udara Patriot dikerahkan selama latihan multinasional yang melibatkan AS dan NATO. Foto: AP.
Seorang pejabat senior Ukraina mengatakan bahwa pengadaan amunisi untuk sistem pertahanan udara saat ini "sangat rumit," karena meningkatnya permintaan dari berbagai wilayah, khususnya negara-negara Teluk.
Sumber tersebut juga mengungkapkan bahwa pasokan senjata melalui mekanisme PURL (Daftar Kebutuhan Prioritas Ukraina), sebuah inisiatif yang diluncurkan oleh AS dan Organisasi Pakta Atlantik Utara (NATO) untuk memungkinkan sekutu Eropa membeli senjata Amerika untuk Ukraina, mengalami perlambatan yang signifikan.
Menurut para pengamat, konflik di Timur Tengah telah menyebabkan sejumlah besar amunisi anti-pesawat dari AS dan sekutunya digunakan untuk melindungi pangkalan dan infrastruktur di wilayah Teluk, sehingga meningkatkan tekanan kekurangan pasokan bagi Ukraina.
Thuy Ha
Sumber: AFP
Sumber: https://baothanhhoa.vn/ong-zelensky-khan-thiet-de-nghi-my-bo-sung-ten-lua-patriot-289130.htm







Komentar (0)