Militer Rusia meluncurkan rudal balistik antarbenua RS-24 Yars selama latihan tempur untuk menguji kemampuan sistem senjata ini.
"Awak Divisi Rudal ke-14 meluncurkan rudal balistik antarbenua (ICBM) RS-24 Yars selama latihan tempur di kosmodrom Plesetsk. Hulu ledak latihan tersebut jatuh ke area target di lapangan latihan Kura di Semenanjung Kamchatka," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.
Militer Rusia menyatakan bahwa uji coba ini bertujuan untuk memeriksa dan memastikan karakteristik taktis dan teknis sistem Yars, serta memungkinkan Pasukan Rudal Strategis untuk menyelesaikan proses penempatan kembali baterai Yars ke daerah terpencil sebelum melakukan penembakan. "Semua tugas yang ditetapkan telah terpenuhi," tambah Kementerian Pertahanan Rusia.
Roket Yars meninggalkan landasan peluncuran selama uji coba peluncuran di kosmodrom Plesetsk pada 1 Maret. Video : Kementerian Pertahanan Rusia
RS-24 Yars adalah salah satu ICBM utama Rusia, yang pertama kali diuji pada tahun 2007. Rudal ini memiliki jangkauan maksimum 12.000 km dan dapat membawa 10 hulu ledak termonuklir, masing-masing dengan daya ledak setara dengan 300.000 ton TNT. Pasukan Rudal Strategis adalah salah satu dari lima cabang militer Rusia, yang bertanggung jawab atas pengoperasian peluncur bergerak dan silo ICBM.
Dalam Pidato Kenegaraan pada 29 Februari, Presiden Vladimir Putin menuduh Barat berusaha melemahkan Rusia. Ia memperingatkan bahwa konsekuensi intervensi saat ini di Rusia akan lebih mengerikan daripada tahap-tahap sebelumnya.
"Lawan harus ingat bahwa Rusia memiliki senjata yang dapat menyerang target di wilayah mereka. Hal ini dapat memicu konflik dengan menggunakan senjata nuklir, yang dapat menghancurkan peradaban," ujar pimpinan Kremlin tersebut.
Vu Anh (Menurut RIA Novosti, Reuters )
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)