(CLO) Rusia dan Ukraina melakukan pertukaran tahanan baru pada hari Jumat, dengan masing-masing pihak mengembalikan 95 tahanan dalam kesepakatan yang dimediasi oleh Uni Emirat Arab (UEA).
Kementerian Pertahanan Rusia, dalam sebuah unggahan di aplikasi pesan Telegram, mengatakan bahwa tentara Rusia yang kembali sedang menjalani pemeriksaan medis di Belarus.
Para tawanan perang Ukraina berpose untuk foto setelah pertukaran tawanan di lokasi yang dirahasiakan di Ukraina. Foto: AFP
Sebuah video yang diunggah di akun Telegram Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menunjukkan beberapa pria, sebagian mengenakan bendera hijau dan kuning Ukraina, turun dari bus di tengah malam dan dipeluk oleh kerabat mereka.
Video militer Rusia juga menunjukkan para tentara tersenyum saat menaiki bus.
Presiden Zelenskyy mengatakan bahwa para tahanan yang dibebaskan telah bertugas di berbagai medan perang, termasuk mereka yang membela kota pelabuhan Mariupol selama hampir tiga bulan pada tahun 2022.
Laporan media Ukraina menunjukkan bahwa di antara mereka yang kembali adalah jurnalis Ukraina Maksym Butkevych, yang telah divonis bersalah oleh pengadilan Rusia karena menembak pasukan Rusia.
Badan koordinasi Ukraina untuk urusan tawanan perang mengatakan bahwa 48 dari mereka yang dipulangkan telah divonis bersalah oleh sistem peradilan Rusia.
Dmytro Lubinets, seorang anggota parlemen Ukraina yang menangani hak asasi manusia, mengatakan bahwa ini adalah pertukaran tahanan ke-58 sejak perang dimulai, sehingga jumlah total tahanan yang dipulangkan ke tanah air menjadi 3.767 orang.
Sebuah kelompok swasta Rusia yang didedikasikan untuk melindungi hak-hak tawanan perang telah menerbitkan daftar mereka yang kembali dan menyatakan bahwa sebagian besar ditangkap di wilayah Kursk, tempat pasukan Ukraina melancarkan serangan pada bulan Agustus.
Pasukan Ukraina masih berada di Kursk, meskipun militer Rusia mengatakan pasukannya telah merebut kembali sebagian wilayah yang diduduki.
Sebuah pernyataan dari Kementerian Luar Negeri UEA mengatakan bahwa ini adalah kali kesembilan UEA menjadi mediator dalam konflik tersebut. UEA menggambarkan pertukaran tersebut sebagai "cerminan hubungan kerja sama dan persahabatan antara UEA dan kedua negara."
Pertukaran tahanan terbaru, yang melibatkan 103 tahanan dari masing-masing pihak, terjadi pada bulan September.
Hong Hanh (menurut Reuters, AFP)
Sumber: https://www.congluan.vn/nga-va-ukraine-tien-hanh-trao-doi-95-tu-binh-moi-nuoc-post317515.html








Komentar (0)