Kesempatan sekali seumur hidup: Dari arena domestik ke panggung internasional.
Vietnam GameVerse 2026 berakhir dengan skala terbesar yang pernah ada, menarik sekitar 35.000 pengunjung, lebih dari 100 bisnis dari 25 negara dan wilayah, serta partisipasi dari banyak pemain Esports papan atas dari Asia Tenggara.
Selama dua hari pada tanggal 8-9 Mei di Saigon Exhibition and Convention Center (SECC), suasana meriah menyelimuti seluruh acara saat ribuan anak muda mengantre sejak pagi untuk berpartisipasi dalam pameran, kompetisi esports, cosplay, dan interaksi komunitas. Secara khusus, Southeast Asia Esports Cup (SNC) 2026, untuk pertama kalinya, menyatukan tim dari seluruh 11 negara ASEAN, menunjukkan bahwa Vietnam GameVerse secara bertahap menjadi kompetisi tingkat regional.

Bapak Le Quang Tu Do - Direktur Departemen Penyiaran, Televisi, dan Informasi Elektronik.
Dalam pidato pembukaan, Direktur Departemen Penyiaran, Televisi, dan Informasi Elektronik Le Quang Tu Do menegaskan bahwa tujuan membangun GameVerse menjadi "destinasi industri game global " secara bertahap menjadi kenyataan. Menurutnya, industri game Vietnam menghadapi peluang besar berkat sinergi kebijakan, sumber daya sosial, dan potensi sumber daya manusia muda.
Tahun 2026 juga dianggap sebagai titik balik penting bagi industri game, karena untuk pertama kalinya diidentifikasi sebagai salah satu industri budaya utama yang membutuhkan pengembangan prioritas. Kebijakan yang mendukung dan insentif pajak untuk proyek-proyek yang memanfaatkan sejarah dan budaya Vietnam diharapkan dapat memberikan dorongan lebih lanjut bagi bisnis domestik.
Di Forum Gaming Vietnam, banyak pakar internasional mempresentasikan angka pasar yang positif. Menurut perwakilan Google Play, Vietnam diperkirakan akan mencatat 8,5 miliar unduhan game dan aplikasi pada tahun 2025, peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya; pendapatan penerbit juga diproyeksikan meningkat hampir 70%. Sementara itu, Vietnam menempati peringkat kedua secara global dalam unduhan game mobile dengan sekitar 4,9 miliar unduhan. Angka-angka ini menunjukkan bahwa industri game domestik tidak lagi hanya berkembang dalam ukuran tetapi juga bergerak menuju penciptaan nilai berkelanjutan.
Identitas Vietnam dan tantangan menaklukkan pemain global.
Salah satu sorotan penting di GameVerse tahun ini adalah tren penggabungan unsur budaya Vietnam ke dalam pengembangan game. Banyak produk, seperti Hào khí Đông A, Thủ Thành Sử Việt, dan Tai Ương, meraih popularitas dengan mengintegrasikan sejarah dan legenda nasional ke dalam gameplay modern. Game indie Quán phở anh Hai bahkan memenangkan penghargaan ganda untuk "Game Vietnam Terbaik Tahun Ini" dan "Game Indie Terbaik," yang menunjukkan bahwa studio kecil pun masih dapat memikat pemain internasional dengan identitas unik mereka.
Selain produknya, komunitas juga dianggap sebagai "landasan peluncuran" yang sangat penting bagi industri game Vietnam. Turnamen esports, acara temu sapa pemain, kegiatan cosplay, dan konser musik menciptakan suasana yang meriah sepanjang acara. Tim Vietnam juga tampil mengesankan dengan meraih posisi kedua secara keseluruhan di SNC 2026, yang semakin memperkuat posisi Vietnam di kawasan ini untuk esports.

Para pemain yang berkompetisi di PUBG Mobile di SNC 2026.

Selain kegiatan profesional, festival cosplay terus menjadi salah satu daya tarik terbesar di Vietnam GameVerse 2026. Lebih dari 200 cosplayer berpartisipasi dalam parade dan pertunjukan kostum pada tanggal 9 Mei, menciptakan kembali citra banyak karakter terkenal dari gim, anime, dan komik. Banyak anak muda menginvestasikan puluhan juta VND untuk kostum, properti, dan riasan untuk memberikan penampilan yang mengesankan.

Sebuah penampilan cosplay yang mengesankan di acara tersebut.
Banyak cosplayer mengatakan mereka menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mempersiapkan kostum dan berlatih penampilan mereka. Kehadiran tamu internasional seperti Mikki (Malaysia), Taotan (Thailand), dan Hattie (Korea) juga memberikan komunitas cosplay Vietnam lebih banyak kesempatan untuk berinteraksi dan belajar. Menurut penyelenggara, cosplay bukan hanya kegiatan hiburan tetapi juga berkontribusi dalam mempromosikan citra game, menghubungkan komunitas game, dan menciptakan warna budaya yang unik untuk GameVerse.
Selain produknya, komunitas juga dianggap sebagai "landasan peluncuran" yang sangat penting bagi industri game Vietnam. Turnamen esports, acara temu sapa pemain, kegiatan cosplay, dan konser musik menciptakan suasana yang meriah sepanjang acara. Tim Vietnam juga tampil mengesankan dengan meraih posisi kedua secara keseluruhan di SNC 2026, yang semakin memperkuat posisi Vietnam di kawasan ini untuk esports.
Namun, di samping peluang yang ada, banyak ahli percaya bahwa industri game Vietnam masih menghadapi tantangan kekurangan sumber daya manusia berkualitas tinggi, terutama di bidang teknis, grafis, dan sinematik untuk proyek-proyek berskala besar. Meskipun demikian, dengan dukungan dari bisnis, lembaga pengatur, dan komunitas kreatif muda, Vietnam GameVerse 2026 menunjukkan bahwa industri game Vietnam memiliki fondasi yang menguntungkan untuk berakselerasi di fase baru ini.
Sebagai penutup acara, pesan "Berinovasi Lokal - Mendunia" semakin ditekankan sebagai arah pengembangan jangka panjang industri game Vietnam: membangun produk dengan identitas lokal namun cukup kuat untuk bersaing di pasar global.
Sumber: https://thethao.vtv.vn/nganh-game-viet-tang-toc-ra-bien-lon-101260526103143286.htm








Komentar (0)