Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Dengarkan bebatuan bercerita.

Terletak di kaki gunung Thuy Son, di persimpangan jalan Huyen Tran Cong Chua dan Truong Sa, Museum Kenangan Patung Batu Non Nuoc - Ngu Hanh Son menonjol dengan penampilannya yang bernostalgia dan sederhana.

Báo Đà NẵngBáo Đà Nẵng21/09/2025

765-202509150741251.jpeg
Museum Kenangan Patung Batu Non Nuoc - Ngu Hanh Son. Foto: MC

Lebih dari sekadar struktur arsitektur, tempat ini juga mengemban misi melestarikan kenangan akan kerja keras dan seni dari desa ukiran batu Non Nuoc - salah satu desa kerajinan tertua dan terindah di Da Nang .

Saat melangkah melewati gerbang museum, serangkaian kenangan perlahan terungkap. Di ruang seluas lebih dari 700 meter persegi, ratusan artefak, mulai dari palu dan pahat sederhana hingga patung-patung indah, dipadukan dengan gambar dan dokumen berharga, secara gamblang menggambarkan kehidupan ekonomi dan budaya masyarakat setempat, sekaligus merekonstruksi perjalanan lebih dari 400 tahun pasang surut sebuah desa kerajinan tradisional.

Pameran pertama membawa pengunjung kembali ke awal mula desa kerajinan ini, ketika penduduk desa Quan Khai mulai mengubah batu-batu kasar menjadi barang-barang rumah tangga, meletakkan batu bata pertama untuk kerajinan ukiran batu.

Di sini, pengunjung dapat menyaksikan proses dasar pembuatan produk batu awal, mengagumi jejak waktu yang masih terpelihara pada setiap alat dan artefak. Pahat, palu, dan alat ukir—meskipun sederhana—melalui tangan terampil para pengrajin, telah menjadi barang rumah tangga yang berguna, sekaligus membuka jalan bagi seni ukir batu. Mereka adalah para pelopor yang membuka jalan bagi perkembangan desa yang makmur.

Menelusuri lebih dalam, pengunjung memasuki zaman keemasan di mana setiap garis, setiap pola, setiap prasasti, setiap patung mencerminkan bakat para perajin ulung. Karya-karya ini menyimpan jejak nama-nama yang mendedikasikan hidup mereka untuk seni pahat batu: Nguyen Sang, Le Ben, Nguyen Long Buu, Nguyet Viet Minh, Nguyen Hung… Individu-individu ini, yang telah melewati berbagai suka dan duka kehidupan, meninggalkan karya seni yang indah, kaya akan jiwa dan semangat untuk generasi mendatang.

Bagian terakhir membawa pengunjung kembali ke esensi asli batu dengan blok-bloknya yang kasar dan khidmat, mengungkap banyak misteri tentang material yang telah memelihara generasi tukang batu di sini.

Setiap artefak di museum ini merupakan puncak dari pikiran, tangan, dan anugerah alam sang seniman. Mereka menciptakan jejak unik dari Lima Unsur dan lanskap, yang khas dan sarat dengan nilai artistik.

Dan di balik semua itu terdapat sosok seorang pria yang pendiam namun gigih – Bapak Le Van Hoa, pendiri museum tersebut. Baginya, setiap artefak adalah pencarian yang melelahkan, terkadang berupa barang antik berusia berabad-abad, terkadang hanya pahat yang telah aus karena puluhan ribu ukiran. Selama lebih dari sepuluh tahun, ia dengan tenang mengumpulkan dan menghargai artefak-artefak tersebut, kemudian menciptakan kembali di museum sebuah kisah agung tentang sebuah desa kerajinan yang "hidup" dengan batu, bertahan sepanjang waktu.

"Sebagai seseorang yang lahir dan besar di wilayah Ngu Hanh Son, saya hanya berharap dapat melestarikan nilai-nilai luhur desa kerajinan paling terkenal di Vietnam, serta berkontribusi dalam menyebarkan budaya dan masyarakat Vietnam kepada teman-teman dan wisatawan dari seluruh dunia," ujar Bapak Hoa.

Setiap kata yang diucapkannya dengan jelas mencerminkan keprihatinannya yang mendalam: bagaimana memastikan bahwa generasi mendatang masih dapat merasakan esensi desa kerajinan, dan mengenali jiwa batu Non Nuoc. Dan justru gairah serta kecintaannya pada kerajinan inilah yang mendorongnya melalui perjalanan yang berat namun membanggakan dalam melestarikan dan mewariskan nilai-nilai desa kerajinan tersebut.

Jika Anda berkesempatan mengunjungi Da Nang, luangkan waktu untuk mampir ke Museum Patung Batu Non Nuoc - Ngu Hanh Son. Di sana, Anda tidak hanya akan melihat batu-batu tersebut, tetapi juga mendengar bisikan sejarah dan merasakan napas desa kerajinan tradisional yang telah ada selama lebih dari empat abad.

Dan ketika mereka pergi, perasaan yang mendalam pasti akan tetap terpatri di hati mereka: bahwa di tanah Ngu Hanh Son, ada orang-orang yang telah mendedikasikan hidup mereka untuk melestarikan bagi generasi mendatang warisan yang berharga dan abadi seperti bebatuan gunung kuno itu sendiri.

Sumber: https://baodanang.vn/nghe-da-ke-chuyen-3303293.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Desa pembuatan tikar Dinh Yen

Desa pembuatan tikar Dinh Yen

Warna-warna Dak Lak

Warna-warna Dak Lak

CONTOH FOTO

CONTOH FOTO