Lebih dari 1 juta karyawan Google, Microsoft, dan Goldman Sachs di Bengaluru harus menempuh perjalanan sejauh 14,5 km, yang memakan waktu 4 jam, dan kekurangan akses air bersih.
Báo Khoa học và Đời sống•30/08/2025
Bengaluru dikenal sebagai Silicon Valley-nya Asia, rumah bagi ratusan perusahaan teknologi global. Namun, kota ini menghadapi paradoks infrastruktur yang serius.
Lebih dari 1 juta pekerja kantoran harus bergantung pada truk tangki air alih-alih memiliki akses ke air keran.
Bahkan perjalanan sejauh 14,5 km ke taman teknologi membutuhkan waktu hampir 4 jam karena kemacetan lalu lintas yang parah.
Alasannya adalah laju urbanisasi dan pembangunan yang tidak terkendali telah menyebabkan kota menjadi kelebihan beban. Danau Bellandur, yang dulunya merupakan sumber air utama, kini telah menjadi simbol krisis lingkungan. Meskipun pembangunan metro sedang berlangsung, kemacetan lalu lintas dan kekurangan air masih belum teratasi.
Para ahli memperingatkan bahwa tanpa perbaikan infrastruktur, Bengaluru akan kehilangan daya tarik teknologinya.
Komentar (0)