Kulit gatal bisa menjadi tanda awal beberapa jenis kanker yang berkaitan dengan sel darah, kulit, hati, dan kantung empedu.
Rasa gatal sering disebabkan oleh iritasi kulit langsung seperti serbuk sari, kulit kering, atau perubahan cuaca, atau secara tidak langsung akibat mengonsumsi makanan tertentu. Kondisi medis lain seperti penyakit hati, penyakit ginjal, atau kanker juga dapat menjadi penyebabnya. Dalam kasus ini, rasa gatal sering kali berhubungan langsung dengan dermatitis, penumpukan asam empedu di bawah kulit, atau zat kimia yang dilepaskan oleh tumor.
Kanker darah
Semua jenis kanker yang melibatkan sel darah berpotensi menyebabkan gatal, tetapi yang paling umum adalah limfoma Hodgkin, leukemia, dan limfoma sel T kulit.
Limfoma sel T kulit adalah jenis kanker langka yang dimulai pada sel T, sejenis sel darah putih yang dapat menyerang kulit, menyebabkan ruam kemerahan, bercak bersisik, atau lesi berisi nanah. Rasa gatal dapat berlangsung selama bertahun-tahun sebelum kanker berkembang.
Kanker kulit
Kanker kulit adalah jenis kanker umum yang menyebabkan gatal. Biasanya, kanker kulit disebabkan oleh pertumbuhan sel kulit yang tidak terkontrol, dengan sejumlah perubahan pada kulit termasuk gatal, nyeri, kutil, ulkus, dan lain-lain.
Kanker kulit disebabkan oleh pertumbuhan sel kulit yang tidak terkontrol, yang menyebabkan rasa gatal. (Gambar: Freepik)
Kanker hati, saluran empedu, pankreas, dan kantung empedu.
Kanker yang berhubungan dengan saluran empedu dapat menyebabkan penyumbatan dan penumpukan garam empedu pada kulit, yang menyebabkan gatal. Gatal lebih sering terjadi pada pasien kanker pankreas ketika tumor terletak di kepala pankreas. Gejala lain mungkin termasuk penyakit kuning, sakit perut, penumpukan cairan di perut (asites), dan kram perut.
Kanker vulva dan anus
Rasa gatal di area vulva, vagina, atau anus dapat disebabkan oleh berbagai hal, tetapi terkadang bisa jadi karena tumor ganas di area tersebut.
Kanker payudara
Meskipun tidak umum pada pasien kanker payudara, gejala ini tetap dapat terjadi. Terkadang, gejala dimulai dengan gatal dan ruam kecil, yang mungkin disalahartikan sebagai gigitan serangga sebelum menjadi lebih parah.
Kanker metastatik
Kanker yang berasal dari bagian tubuh lain dan menyebar ke kulit disebut kanker kulit. Kanker umum yang bermetastasis ke kulit meliputi kanker payudara, kanker paru-paru, dan kanker kolorektal. Kanker yang dimulai di tempat lain dan menyebar ke hati juga dapat menyebabkan gatal.
Selain penyakit-penyakit yang disebutkan di atas, beberapa pengobatan dapat menyebabkan kulit gatal, seperti kemoterapi atau penggunaan obat-obatan untuk membunuh sel kanker. Beberapa obat dapat menyebabkan reaksi alergi atau hepatitis, yang mengakibatkan gatal. Pengobatan yang merangsang sistem kekebalan tubuh pasien untuk melawan kanker dapat menyebabkan kondisi ini, terutama setelah pengobatan, ketika kulit mulai sembuh.
Pasien harus menemui spesialis jika mereka mencurigai gatal pada kulit disebabkan oleh kanker, atau jika gatal berlangsung lebih dari dua hari, jika mereka memiliki urin berwarna gelap seperti teh, penyakit kuning, atau jika mereka menggaruk hingga berdarah. Area gatal berwarna merah terang yang memburuk dengan pengobatan, lepuh, koreng, nanah, cairan berbau busuk, atau pembengkakan wajah juga merupakan tanda peringatan yang berbahaya.
Bao Bao (Menurut Healthline, Kesehatan Sangat Baik )
| Pembaca dapat mengirimkan pertanyaan seputar kanker di sini agar dijawab oleh dokter. |
Tautan sumber






Komentar (0)