![]() |
| Para dokter sedang melakukan pemeriksaan skrining kanker serviks untuk pasien di Rumah Sakit Umum Thong Nhat. |
Dr. Binh mencatat: Pada tahap awal, kanker serviks seringkali berkembang tanpa gejala yang jelas. Seiring perkembangan penyakit, pasien mungkin mengalami tanda-tanda seperti: perdarahan vagina abnormal, perdarahan setelah hubungan seksual, keputihan berbau busuk, nyeri panggul, atau nyeri saat berhubungan seksual. Ketika gejala-gejala ini muncul, penyakit mungkin sudah berkembang ke stadium lanjut. Oleh karena itu, pemeriksaan rutin merupakan langkah penting untuk mendeteksi lesi prakanker agar dapat diobati tepat waktu.
Menurut Dr. Nguyen Thi Binh, wanita mulai usia 21 tahun sebaiknya memulai pemeriksaan skrining kanker serviks sesuai arahan dokter, meskipun tidak memiliki gejala yang tidak biasa. Saat ini, metode skrining yang umum meliputi: sitologi serviks (Pap smear), tes HPV, atau kombinasi keduanya tergantung pada usia dan faktor risiko.







