Warga Kota Ho Chi Minh berharap akan adanya reformasi dalam tata kelola perkotaan.
Survei yang dilakukan oleh Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Komite Partai Kota Ho Chi Minh mengungkapkan bahwa opini publik tidak hanya tertarik pada penyusunan undang-undang baru untuk Kota Ho Chi Minh, tetapi juga menyatakan harapan akan inovasi dalam model tata kelola perkotaan dan peningkatan mekanisme pembangunan yang sesuai untuk kota tersebut.
Báo Sài Gòn Giải phóng•20/05/2026
Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Komite Partai Kota Ho Chi Minh baru saja merilis laporan tentang hasil survei opini publik mengenai Undang-Undang tentang Kawasan Perkotaan Khusus - Foto: QUANG DINH
Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Komite Partai Kota Ho Chi Minh baru saja merilis laporan tentang hasil survei dan jajak pendapat publik mengenai minat dan harapan para pejabat, anggota Partai, dan masyarakat Kota Ho Chi Minh terkait penyusunan dan pengesahan Undang-Undang tentang Kawasan Perkotaan Khusus.
Diperlukannya inovasi dalam model tata kelola perkotaan agar sesuai dengan era baru.
Dengan hampir 100.000 peserta, survei tersebut mengungkapkan bahwa mayoritas pejabat, anggota Partai, dan warga negara tidak hanya tertarik pada penyusunan undang-undang baru untuk Kota Ho Chi Minh, tetapi juga menyatakan harapan yang semakin jelas mengenai perlunya inovasi model tata kelola perkotaan dan peningkatan mekanisme pembangunan yang sesuai dengan posisi dan peran Kota Ho Chi Minh di era baru.
Rasio ini juga mencerminkan pola pikir dan harapan yang semakin jelas dari warga Kota Ho Chi Minh mengenai perlunya inovasi dalam model pemerintahan, penghapusan hambatan pembangunan, dan peningkatan kualitas hidup.
Masyarakat menaruh harapan besar pada kemampuan Undang-Undang Perkotaan Khusus untuk menciptakan mekanisme yang cukup kuat agar kota dapat lebih proaktif dalam mengelola, mengoperasikan, dan menyelesaikan masalah-masalah praktis seperti reformasi prosedur administrasi, peningkatan kualitas infrastruktur transportasi, penataan kota, pengurangan kemacetan lalu lintas dan banjir, peningkatan kualitas layanan publik, peningkatan lingkungan hidup, dan menciptakan kondisi yang lebih menguntungkan bagi warga dan bisnis.
Para pejabat, anggota Partai, dan masyarakat sangat menghargai perlunya pengembangan dan pemberlakuan Undang-Undang tentang Kawasan Perkotaan Khusus untuk Kota Ho Chi Minh. Banyak pendapat yang menyatakan bahwa, mengingat jumlah penduduknya yang besar, urbanisasi yang pesat, persyaratan pengelolaan yang semakin kompleks, dan perannya sebagai lokomotif ekonomi negara, Kota Ho Chi Minh membutuhkan kerangka hukum terpisah yang sesuai dengan karakteristik uniknya sebagai kawasan perkotaan khusus.
Opini publik juga mengharapkan undang-undang ini dapat menciptakan landasan bagi Kota Ho Chi Minh untuk secara berani berinovasi dalam model tata kelola perkotaannya, memperkuat desentralisasi dan pendelegasian kekuasaan, meningkatkan otonomi, menghilangkan hambatan dalam mekanisme dan prosedur, serta secara efektif memobilisasi sumber daya untuk investasi dan pembangunan.
Harapannya adalah bahwa undang-undang ini akan membawa perubahan nyata dan konkret dalam kehidupan sehari-hari.
Warga Kota Ho Chi Minh menunjukkan minat yang besar terhadap isu-isu yang berkaitan langsung dengan tata kelola perkotaan dan kualitas hidup warga. Di antara isu-isu tersebut, kebijakan yang berkaitan dengan lingkungan dan peningkatan kualitas hidup mendapat tingkat persetujuan tertinggi.
Bersamaan dengan itu, warga memiliki tuntutan yang sangat tinggi terkait efisiensi tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas dalam pelaksanaannya. Harapan mereka melampaui sekadar pemberlakuan mekanisme khusus; yang lebih penting, mekanisme ini harus benar-benar efektif dalam praktiknya, menciptakan perubahan signifikan dalam pengelolaan perkotaan dan kehidupan sehari-hari.
Bidang fokus yang paling dinantikan adalah mendorong pembangunan ekonomi, diikuti oleh peningkatan kualitas layanan publik, peningkatan otonomi kota, penanganan masalah perkotaan, peningkatan pendapatan, peningkatan standar hidup masyarakat, pengembangan infrastruktur transportasi dan kota pintar, menarik dan mempertahankan talenta dan ahli, serta menciptakan lingkungan investasi dan bisnis yang menguntungkan bagi perusahaan.
Baru-baru ini, Komite Tetap Dewan Rakyat Kota Ho Chi Minh, bekerja sama dengan Universitas Hukum Kota Ho Chi Minh, menyelenggarakan seminar ilmiahtentang Undang-Undang Kawasan Perkotaan Khusus - sebuah terobosan kelembagaan bagi Kota Ho Chi Minh. - Foto: QUANG DINH
Banyak pejabat, anggota Partai, dan warga Kota Ho Chi Minh juga mengusulkan beberapa solusi prioritas untuk meningkatkan efektivitas Undang-Undang tentang Kawasan Perkotaan Khusus. Di antara usulan tersebut, usulan untuk menyederhanakan prosedur administrasi dan mengurangi waktu pemrosesan mendapat persentase tertinggi.
Sebagian pihak berpendapat bahwa seluruh proses implementasi mekanisme dan kebijakan perlu dipublikasikan dan transparan. Banyak yang mengusulkan peningkatan akuntabilitas, inspeksi, dan pengawasan terhadap pejabat pelaksana, mendorong penerapan transformasi digital dalam manajemen, secara teratur meminta masukan dari warga dan pelaku bisnis, membangun mekanisme yang ketat untuk mengendalikan kekuasaan, dan memperkuat koordinasi antar lembaga dan unit.
Secara keseluruhan, masyarakat Kota Ho Chi Minh berharap bahwa solusi yang diterapkan berdasarkan Undang-Undang tentang Kawasan Perkotaan Khusus akan benar-benar menciptakan perubahan nyata dan terasa dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus meningkatkan efisiensi aparatur pemerintah dan kemampuannya untuk melayani rakyat.
Komentar (0)