Anggota Klub Bank Darah Kien Giang berpartisipasi dalam donor darah sukarela. Foto: HUYNH ANH
Awal Juli lalu, Ibu Hieu menerima pemberitahuan tentang golongan darah langka dari Klub Bank Darah Kien Giang, bahwa ada pasien gawat darurat di Rumah Sakit Umum Kien Giang yang sangat membutuhkan satu unit darah Rh-O. Rumahnya berjarak sekitar 12 km dari rumah sakit. Hampir pukul 19.00, ia memutuskan untuk menitipkan anak-anaknya kepada kerabat yang merawatnya, lalu ia berkendara ke rumah sakit. Ibu Hieu bercerita: "Orang dengan golongan darah langka, jika tidak ada donor darah, peluang untuk hidup kembali sangat kecil. Oleh karena itu, ketika seseorang membutuhkan darah, bahkan larut malam dan menempuh perjalanan jauh, saya selalu siap menyumbangkan darah saya untuk menyelamatkan orang lain."
Mengetahui bahwa ia memiliki golongan darah langka, pihak rumah sakit menyarankannya untuk memberi tahu 3 bulan sebelumnya agar memiliki cadangan darah untuk berjaga-jaga jika ada risiko saat melahirkan. Saat itu, ia khawatir karena belum pernah mendengar tentang golongan darah langka ini. Untungnya, ibu dan anak tersebut selamat. Kemudian, ia mengetahui bahwa rasio orang dengan golongan darah langka di Vietnam sangat rendah (sekitar 1 dari 1.000 orang memiliki golongan darah langka). “Ketika saya melahirkan anak kedua, tepat di saat wabah COVID-19, tidak ada cadangan darah O Rh- yang tersedia di rumah sakit. Saya menjadi lebih sadar akan perlunya melindungi diri sendiri dan lebih berhati-hati dalam kehidupan sehari-hari. Bagi perempuan, perlindungan kesehatan bahkan lebih penting, karena ketika menjalankan peran sebagai ibu, terdapat banyak risiko selama kehamilan dan persalinan. Saya berharap setiap orang berinisiatif untuk melakukan tes untuk mengetahui golongan darah mereka. Sekalipun mereka tidak memiliki golongan darah langka, mereka tetap harus berpartisipasi aktif dalam donor darah sukarela, yang sangat berarti bagi kehidupan masyarakat,” ujar Ibu Hieu.
Karakteristik Rh- adalah dapat ditransfusikan kepada orang dengan golongan darah Rh+ atau Rh-, tetapi hanya dapat menerima darah Rh-. Jika salah golongan darah, hemolisis (reaksi eksklusi bersama) akan terjadi, yang menyebabkan syok, gagal ginjal, kolaps kardiovaskular, dan bahkan kematian. Pasien dalam situasi darurat yang membutuhkan transfusi darah seringkali mengalami kesulitan, dan pasien dengan golongan darah Rh- yang langka bahkan lebih kesulitan lagi. Pembentukan kelompok donor darah langka oleh Klub Bank Darah Kien Giang merupakan sebuah upaya, yang membuka peluang bagi orang-orang dengan golongan darah langka untuk saling membantu memulihkan kehidupan mereka. Klub ini didirikan hampir 5 tahun yang lalu, dengan lebih dari 1.000 anggota yang rutin mendonorkan darah.
Sebagian besar dari mereka adalah anak muda, tinggal di berbagai daerah di provinsi ini, bekerja di berbagai industri dan profesi, serta memiliki golongan darah langka seperti O Rh-, A Rh-, B Rh-, AB Rh-. Bapak Vo Van Tanh, Ketua Klub Bank Darah Kien Giang, menyampaikan: "Menghubungkan dan menjaga komunikasi rutin antar individu dengan golongan darah langka sangatlah penting. Hal ini membantu mereka merasa lebih aman, dan jika mereka mengalami kecelakaan yang membutuhkan darah untuk perawatan atau operasi, sumber darah akan segera dimobilisasi."
HUYNH ANH
Sumber: https://baoangiang.com.vn/nguoi-tre-chia-se-mau-hiem-a426707.html
Komentar (0)