“ Hidup terus berjalan, dan kita harus memikirkan persiapan untuk Piala Dunia Antarklub FIFA ,” kata pelatih Luis Enrique tentang PSG setelah memenangkan Liga Champions .
Untuk pertama kalinya sejak kemenangan 5-0 mereka atas Inter Milan di final , PSG tampil di hadapan penonton dalam pertandingan resmi.


PSG memulai kampanye Piala Dunia Antarklub mereka dengan tantangan berat: Atletico Madrid.
“ Para pemain sangat senang , ” kata Luis Enrique menjelang pertandingan pembuka di Rose Bowl . “ Kita harus terus maju dan meningkatkan diri. Apa yang saya lihat dalam latihan sangat fantastis . ”
“ Ini adalah tahap akhir musim, tidak seperti apa pun yang pernah kita lihat sebelumnya , tetapi ambisi tetap ada, begitu pula dengan relaksasi para pemain ,” pelatih asal Spanyol itu mengakui sifat unik dari turnamen FIFA, yang membuat para pemain tidak memiliki waktu istirahat musim panas .
Luis Enrique tidak merahasiakan ambisinya: “ Kami ingin melanjutkan. Kami mengenal Atletico dengan baik , mereka memiliki banyak kualitas. Ini adalah kompetisi baru. Kami ingin memiliki kesempatan untuk memenangkan setiap pertandingan . ”
Sebelum pertandingan dimulai, Luis Enrique ditanya tentang Ousmane Dembele dan Ballon d'Or.
"Saya sama sekali tidak peduli dengan penghargaan-penghargaan ini," kata Enrique. Namun, ia menekankan: "Saya tetap berpikir Ousmane Dembele pantas mendapatkan Ballon d'Or, tanpa ragu."
Dalam perjalanan mereka meraih gelar Liga Champions, terutama di babak gugur, PSG mencatatkan kemenangan mengesankan melawan serangkaian lawan kuat di Eropa.
Di babak penyisihan grup Liga Champions, ketika proses pembangunan kembali tim di bawah asuhan Luis Enrique masih dalam tahap awal, PSG kalah 1-2 dari Atletico Madrid di kandang sendiri, Parc des Princes.
Performa kedua tim telah berbeda sejak pertemuan mereka di Paris. Kini, tim asuhan Diego Simeone memilih gaya bermain pragmatis dan mencari peluang untuk melakukan serangan balik dari kesalahan lawan.

Atletico praktis tidak melakukan perubahan pada susunan pemain mereka. Simeone mempertahankan formasi 4-4-2, dengan Julian Alvarez dan Antoine Griezmann sebagai duet penyerang.
Alvarez menjalani musim paling gemilang dalam kariernya, mencetak 29 gol di semua kompetisi. Pemain Argentina ini akan menjadi tantangan signifikan bagi pertahanan PSG yang efektif.
“Atletico akan pergi ke Piala Dunia Antarklub FIFA untuk menjadi bintang utama,” tegas De Paul. Di tengah banyaknya pertanyaan tentang masa depannya, gelandang Argentina ini tetap menjadi mata rantai penting dalam membantu Simeone menerapkan gaya bermainnya.
Para penggemar sangat menantikan bentrokan seru antara dua rival kuat Eropa, yang keduanya merupakan kandidat juara.
Memaksa:
PSG: Dembele dan Barcola tidak dalam kondisi fisik yang baik.
Atletico: Seluruh skuad tersedia.
Susunan pemain yang diprediksi:
PSG (4-3-3): Donnarumma; Hakimi, Marquinhos, Beraldo, Lucas Hernandez; Za i re-Emery, Moscardo, Fabian Ruiz; Dou e , Goncalo Ramos, Kvaratskhelia .
Atletico (4-4-2): Oblak; Molina, Gimenez, Le Normand, Galán; Simeone, De Paul, Barrios, Gallagher; Julian Alvarez, Griezmann.
Peluang pertandingan: PSG -1/2 gol handicap
Total gol: 2 3/4
Prediksi: Hasil imbang 1-1 .
Sumber: https://vietnamnet.vn/nhan-dinh-bong-da-psg-vs-atletico-fifa-club-world-cup-2411595.html







Komentar (0)