Pertandingan antara Real Madrid dan Juventus di babak penyisihan grup Liga Champions 2025/26 menjanjikan laga yang menarik antara dua tim dengan tradisi yang kaya di sepak bola Eropa.
Di bawah bimbingan pelatih Xabi Alonso, Real Madrid menikmati performa yang mengesankan dengan 10 kemenangan dalam 11 pertandingan di semua kompetisi.

Kylian Mbappe tampil luar biasa dengan 5 gol dalam 2 pertandingan Liga Champions dan 10 gol di La Liga. Ia memecahkan rekor mencetak gol dalam 11 pertandingan untuk klubnya dan tim nasional Prancis.
Alonso sangat menghargai pengaruh Mbappe bukan hanya dalam mencetak gol tetapi juga dalam kemampuannya menciptakan terobosan dan memimpin permainan.
Namun, tim tuan rumah akan kehilangan beberapa pemain bertahan seperti Dani Carvajal, Trent Alexander-Arnold, dan Dean Huijsen karena cedera.
Oleh karena itu, Alonso diperkirakan akan menggunakan formasi 4-3-3. Federico Valverde kemungkinan akan tetap bermain sebagai bek kanan, sementara Raul Asencio akan mengambil peran bek tengah bersama Eder Militao.
Sementara itu, Juventus sedang melewati masa sulit dengan catatan enam pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi. Kemenangan terakhir mereka adalah kemenangan dramatis 4-3 melawan Inter pada 13 September.
Akhir pekan lalu, Juventus kalah 0-2 saat bertandang ke Como, gagal menghentikan Nico Paz – seorang pemain berbakat yang diasah oleh Real Madrid dan memiliki klausul pembelian kembali.
Meskipun demikian, pelatih Igor Tudor menyatakan bahwa Juventus tidak dalam krisis dan tetap optimis tentang posisinya.
Pelatih Tudor menegaskan bahwa Juventus mempersiapkan setiap pertandingan seolah-olah itu adalah pertandingan final, dan berharap para pemain akan memberikan yang terbaik di Bernabeu.

Juventus diperkirakan akan menggunakan formasi 3-4-1-2 untuk memperkuat pertahanan mereka sekaligus memanfaatkan serangan balik cepat mereka untuk membatasi kekuatan serangan Real Madrid, terutama di sayap kiri tempat Vinicius dan Mbappé sering beroperasi.
Dengan keuntungan bermain di kandang dan skuad yang kuat, Real Madrid dianggap sebagai favorit. Namun, Juventus bukanlah lawan yang mudah dikalahkan, terutama karena mereka sangat ingin kembali ke performa terbaik mereka.
Jika Real Madrid tidak mempertahankan fokus mereka, hasil yang tidak terduga sangat mungkin terjadi.
Hasil dramatis dalam pertandingan Selasa malam menjadi pelajaran bagi Real Madrid asuhan Xabi Alonso. Setelah Juventus, mereka masih harus menghadapi El Clásico melawan Barcelona.
Memaksa:
Real Madrid: Alexander-Arnold, Ceballos , dan Rudiger cedera ; Carvaja cedera dan diskors.
Juventus: Bremer, Cabal, Pinsoglio, dan Zhegrova mengalami cedera.
Susunan pemain yang diprediksi:
Real Madrid (4-3-3): Courtois; Valverde, Huijsen, Eder Militao, Carreras; Arda Guler, Tchouameni, Bellingham; Mastantuono, Mbappe, Vinicius.
Juventus (3-4-1-2): Di Gregorio; Rugani, Kelly, Gatti; Cambiaso, Koopmeiners, Locatelli, Kalulu; Francisco Conceicao; David, Kenan Yildiz.
Peluang pertandingan: Real Madrid -1 1/4 handicap
Rasio gol: 3
Prediksi: Real Madrid menang 2-1 .
Sumber: https://vietnamnet.vn/nhan-dinh-bong-da-real-madrid-vs-juventus-vong-bang-cup-c1-2455152.html






Komentar (0)