Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Dirawat di ruang gawat darurat setelah menjalani sedot lemak perut.

Việt NamViệt Nam02/08/2024


Berdasarkan verifikasi, pada tanggal 22 Juli, Ibu NTKN menjalani sedot lemak pada perut, pinggul, lengan, dan kedua ketiak, serta transplantasi lemak pada kedua tangan di sebuah klinik kosmetik di Distrik 1, Kota Ho Chi Minh . Biaya operasinya mencapai 95 juta VND.

Pada pukul 10:00 pagi tanggal 24 Juli, pasien dirawat di Rumah Sakit Cho Ray dalam kondisi kelelahan, sesak napas, dan nyeri di area tempat dilakukannya sedot lemak. Dokter mendiagnosis pasien menderita selulitis di perut, dada, dan kedua ketiak, tiga hari setelah sedot lemak.

Menindaklanjuti laporan dari Rumah Sakit Cho Ray, Inspektorat Dinas Kesehatan, berkoordinasi dengan Kepolisian Kota dan otoritas setempat, melakukan inspeksi terhadap FA Plus Cosmetic Clinic Co., Ltd. di Jalan Nguyen Cong Tru 12-14, Kelurahan Nguyen Thai Binh, Distrik 1. Fasilitas inilah yang melakukan operasi pada Ibu NTKN.

Tim inspeksi menemukan bahwa bangunan 7 lantai di alamat ini menampilkan papan nama bertuliskan "Klinik Kecantikan Prancis-Asia". Di lantai dua, tim menemukan ruang prosedur (berisi satu lampu bedah dan satu tempat tidur, satu ruang pemrosesan instrumen, dan satu ruang cuci tangan). Selain itu, di lantai lima, tim inspeksi mencatat satu mesin penyembuhan luka Plasma Dingin, satu mesin pengencang kulit, satu mesin penghilang bulu (dengan nama dan merek mesin yang telah dihapus), satu mesin penghilang kerutan dan pengencang kulit SLIM, dan satu mesin perawatan kulit dengan sembilan probe.

Di lantai 7 saja, terdapat sebuah kantor dengan 17 komputer, yang dijaga oleh perwakilan layanan pelanggan. Di belakang kantor ini, terdapat dua kotak peralatan bedah, botol bekas larutan infus NaCl 0,9%, dan sebotol Povidine.

Tim inspeksi juga menemukan iklan ilegal di halaman Facebook French-Asian Aesthetic Institute dengan konten seperti: suntikan meso HA, suntikan kolagen untuk menghilangkan kerutan dan mengencangkan kulit, thread lifting, perawatan kecantikan non-bedah dengan filler dan botox.

Ketika ditanya tentang kasus pasien NTKN yang menjalani sedot lemak di fasilitas ini dan mengalami komplikasi yang membutuhkan perawatan darurat di Rumah Sakit Cho Ray, perwakilan dari FA Plus Aesthetic Clinic Co., Ltd. menyatakan bahwa pasien tersebut telah menjalani sedot lemak di perut, pinggul, lengan, ketiak, dan cangkok lemak di kedua tangan di fasilitas tersebut pada tanggal 22 Juli. Tim yang melakukan prosedur tersebut terdiri dari Bapak Huynh Thanh Hai dan seorang asisten wanita yang dibawa oleh Bapak Huynh Thanh Hai. Bapak Huynh Thanh Hai membawa semua instrumen bedah, obat-obatan, dan peralatan medis. Perwakilan perusahaan mengklaim bahwa pasien tersebut adalah klien Bapak Huynh Thanh Hai, bukan perusahaan. Perusahaan hanya menyewakan ruang operasi kepada Bapak Hai seharga 15 juta VND untuk melakukan prosedur tersebut.

Ketika tim inspeksi meminta perusahaan untuk menghubungi Bapak Huynh Thanh Hai untuk datang rapat, perusahaan melaporkan bahwa Bapak Hai tidak kooperatif dan tidak datang ke fasilitas seperti yang diminta oleh tim inspeksi. Perusahaan memberikan Kartu Identitas Warga Negara Bapak Huynh Thanh Hai, tetapi tidak dapat memberikan kualifikasi profesional atau lisensinya.

Berdasarkan pelanggaran yang teridentifikasi, Inspektorat Departemen Kesehatan menetapkan pelanggaran administratif nomor 336/BB-VPHC terhadap FA Plus Beauty Clinic Co., Ltd.

Saat ini, Dinas Kesehatan terus berkoordinasi dengan Kepolisian Kota untuk memverifikasi dan meminta Bapak Huynh Thanh Hai untuk hadir di Inspektorat Dinas Kesehatan guna mengklarifikasi pelanggarannya, menyusun catatan pelanggaran administratif sesuai dengan peraturan, dan mempertimbangkan untuk mentransfer berkas kasus ke unit investigasi Kepolisian Kota jika terdapat tanda-tanda penghindaran terhadap lembaga manajemen negara setelah melakukan operasi ilegal tanpa izin.

Dinas Kesehatan meminta Komite Rakyat Distrik 1 untuk memperhatikan dengan saksama dan memberikan arahan menyeluruh kepada Dinas Kesehatan Distrik 1 dan otoritas setempat dalam memeriksa dan mengawasi kegiatan tempat usaha di wilayah tersebut, serta segera memasang rambu peringatan merah untuk mengingatkan masyarakat agar tidak mengunjungi atau menggunakan layanan kosmetik ilegal di tempat usaha yang saat ini sedang ditangguhkan operasinya.

Sumber: https://nhandan.vn/nhap-vien-cap-cuu-sau-khi-hut-mo-bung-post822369.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
A80

A80

Jangkar

Jangkar

Pekerjaan lokal: menanam bunga, sayuran, umbi-umbian, dan buah-buahan.

Pekerjaan lokal: menanam bunga, sayuran, umbi-umbian, dan buah-buahan.