
Virus campak di bawah mikroskop elektron. (Gambar: CDC/Kyodo)
Jepang telah mencatat 511 kasus campak sepanjang tahun ini, mendekati 744 kasus yang dilaporkan sepanjang tahun 2019, menurut sebuah lembaga penelitian nasional pada tanggal 2 Juni.
Karena campak sangat menular dan dapat memiliki konsekuensi kesehatan yang serius, Kementerian Kesehatan , Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang merekomendasikan agar siapa pun yang mencurigai dirinya mengidap penyakit tersebut menghubungi fasilitas kesehatan melalui telepon terlebih dahulu untuk mendapatkan panduan.
Menurut Institut Keamanan Kesehatan Jepang, jumlah kasus campak tahun ini jauh melebihi total sementara 265 kasus untuk tahun 2025. Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa pada bulan April, Jepang mencatat lebih dari 60 kasus di seluruh negeri setiap minggu, sebelum jumlah mingguan turun menjadi 30 atau kurang setelah liburan Golden Week.
Diperkirakan sekitar 70% kasus terjadi di dalam negeri. Namun, virus campak diduga masuk ke Jepang melalui wisatawan asing dan mereka yang kembali dari luar negeri. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Jepang bebas campak pada tahun 2015.

(Foto: Kobune Fumio)
Campak adalah penyakit yang ditularkan melalui udara. Orang yang terinfeksi dapat mengembangkan gejala seperti demam, batuk, dan pilek sekitar 10 hari setelah terpapar sumber infeksi. Dalam beberapa kasus, penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk ensefalitis.
Untuk mencegah penyakit ini, vaksin campak-rubella gabungan diberikan dalam dua dosis. Di Jepang, anak-anak menerima dosis pertama pada usia 1 tahun dan dosis kedua setahun sebelum memulai sekolah dasar. Namun, beberapa kelompok usia diyakini hanya menerima satu dosis.
Sekretaris Kabinet Jepang Minoru Kihara mendesak mereka yang berencana bepergian ke luar negeri, serta mereka yang lahir sebelum April 2000 yang mungkin belum menerima kedua dosis vaksin sesuai jadwal, untuk memeriksa riwayat kesehatan dan catatan vaksinasi mereka serta mempertimbangkan untuk divaksinasi.
Sumber: https://vtv.vn/nhat-ban-ghi-nhan-hon-500-ca-soi-trong-nam-nay-100260602223601723.htm








Komentar (0)