Saat ini, negara ini memiliki sekitar 2.500 bangunan apartemen tua yang dibangun sebelum tahun 1994, sebagian besar terpusat di Hanoi dan Kota Ho Chi Minh. Banyak di antaranya telah rusak parah dan setelah Badai No. 3, situasinya bahkan lebih berbahaya.
Dalam berita resmi 5297/BXD-QLN, Kementerian Konstruksi mengatakan bahwa baru-baru ini, banyak provinsi dan kota di utara Vietnam sangat terdampak oleh topan dahsyat Yagi (topan No. 3), yang mengakibatkan banjir di beberapa daerah dan kerugian besar dalam bentuk nyawa manusia dan harta benda.
Di beberapa tempat, banyak gedung apartemen tua yang sedang direnovasi dan dibangun kembali mengalami keretakan dan kemiringan, sehingga tidak aman untuk digunakan kembali. Akibat dampak badai, beberapa wilayah terpaksa mengevakuasi penghuni dari gedung apartemen mereka untuk memastikan keselamatan.
"Menurut statistik, di seluruh negeri terdapat sekitar 2.500 gedung apartemen tua yang dibangun sebelum tahun 1994, sebagian besar terpusat di Hanoi dan Kota Ho Chi Minh. Di antara gedung-gedung tersebut, banyak gedung apartemen, menurut hasil inspeksi, membutuhkan renovasi dan rekonstruksi," demikian pernyataan Kementerian Konstruksi.
Untuk menjamin keselamatan jiwa dan harta benda warga yang tinggal di gedung-gedung apartemen lama sebelum musim badai 2024, dan sekaligus mendorong proyek-proyek renovasi dan pembangunan kembali gedung-gedung apartemen di wilayah tersebut, Kementerian Konstruksi meminta kepada Komite Rakyat provinsi dan kota untuk segera melaksanakan tugas yang ditetapkan dalam Undang-Undang Perumahan 2023, Keputusan No. 98/2024/ND-CP.
Oleh karena itu, Kementerian Konstruksi meminta pemerintah daerah untuk segera menerapkan solusi guna merelokasi warga dari bangunan apartemen lama, berbahaya, dan rusak yang harus dirobohkan sesuai ketentuan, serta menyediakan tempat tinggal sementara bagi rumah tangga yang harus direlokasi.
Di samping itu, Pemerintah Daerah perlu segera menyusun dan menyetujui Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) skala 1/500 untuk kawasan yang terdapat bangunan apartemen yang perlu direnovasi dan dibangun kembali, agar para investor memiliki dasar untuk turut serta dalam menyusun rencana penanaman modal, ganti rugi, dukungan, dan relokasi pada saat mendaftar menjadi investor proyek.
Selain itu, Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota juga perlu menetapkan koefisien K untuk besaran ganti rugi lahan rumah susun yang berlaku di setiap wilayah dan lokasi yang terdapat bangunan rumah susun yang perlu direnovasi atau dibangun kembali, yang dibangun sebelum tahun 1994. Hal ini akan menjadi dasar bagi pemilik proyek dan investor untuk menyepakati luas lahan yang akan diberikan ganti rugi untuk dicantumkan dalam rencana ganti rugi dan pemukiman kembali.
Di Hanoi dan Kota Ho Chi Minh, gedung apartemen lama yang perlu direnovasi dan dibangun kembali, terutama proyek yang dilaksanakan sebelum Undang-Undang Perumahan 2023 berlaku, belum menyelesaikan prosedur dalam tahap persiapan proyek. Kementerian Konstruksi merekomendasikan agar prosedur tersebut diselesaikan segera berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
[iklan_2]
Sumber: https://baodautu.vn/batdongsan/bo-xay-dung-nhieu-chung-cu-cu-nut-nghieng-sau-bao-yagi -d225329.html
Komentar (0)