
Konon, dahulu kala, sebuah keluarga kaya melahirkan seorang putri yang sejak lahir secantik malaikat. Ia hanya tersenyum, tidak pernah menangis, memiliki rambut panjang hingga pinggang, gigi seputih mutiara, dan kulit secerah embun. Pada usia 5-7 tahun, ia memiliki bakat alami dan kemampuan bawaan untuk menggunakan ramuan herbal untuk menyembuhkan orang; saat ia dewasa, ia menolak semua lamaran pernikahan. Pada usia 50 tahun, ia meninggal dunia pada siang hari tanggal 12 bulan ke-2 kalender lunar. Sesuai keinginannya, penduduk desa tidak menggunakan kain untuk pemakamannya, hanya ramuan herbal. Peti matinya disimpan di kuil desa selama seminggu, dan penduduk desa terus-menerus mempersembahkan dupa dan doa.
Selama tujuh malam, aroma harum memenuhi udara, dan tiba-tiba, tutup peti mati Lady Thu Bon dari provinsi Quang Nam terbuka. Di dalamnya, hanya ada bunga frangipani yang melimpah. Penduduk desa dengan hormat mengantar peti mati tersebut untuk membangun mausoleum dan memujanya dengan khidmat di tempat sucinya.
Menurut peneliti Tran Dinh Hang, ada juga legenda yang mengatakan bahwa ia berasal dari garis keturunan bangsawan, putri/jenderal wanita dari seorang raja Cham atau Raja Le Thanh Tong. Selama pertempuran yang menegangkan, pasukannya dikalahkan dan harus mundur. Saat melewati desa Thu Bon/Phuong Ranh, rambut panjangnya tersangkut di pohon, menyebabkan ia jatuh dari kudanya dan meninggal secara tragis. Phuong Ranh adalah tempat kelahirannya dan juga tempat ia meninggal dalam pertempuran, dengan sungai membawanya ke tepi sungai desa Thu Bon.
Tahun ini, kota Trung Phuoc (distrik Nong Son) akan menyelenggarakan berbagai kegiatan, termasuk:
1/ Upacara untuk menghormati arwah orang yang telah meninggal dan leluhur: pukul 09.30 hingga 11.30, 20 Maret (bertepatan dengan hari ke-11 bulan ke-2 kalender lunar).
2/ Upacara pembukaan festival: pukul 19.40 pada tanggal 19 Maret (10 Februari menurut kalender lunar).
3. Prosesi dekrit suci: Dari pukul 14.00 hingga 15.30, 20 Maret (11 Februari dalam kalender lunar).
4. Upacara Prosesi Air: Pukul 15.30, 20 Maret (11 Februari dalam kalender lunar).
5. Pelepasan lampion terapung: Pukul 18.30, 20 Maret (11 Februari menurut kalender lunar).
6. Upacara Penyalaan Api Suci: Pukul 19.30, 20 Maret (11 Februari dalam kalender lunar).
7. Upacara pemujaan leluhur biasanya diadakan pada pukul 10 malam tanggal 20 Maret (11 Februari dalam kalender lunar).
8. Upacara penghormatan kepada Dewi: Dari pukul 9:00 hingga 14:30 pada tanggal 21 Maret (12 Februari dalam kalender lunar).
Festival ini mencakup berbagai kegiatan seperti lomba perahu, pertunjukan budaya, nyanyian rakyat tradisional, permainan rakyat, kompetisi catur, dan atletik...
Di komune Duy Tan (distrik Duy Xuyen), banyak kegiatan yang dipersiapkan dengan cermat dan beragam juga berlangsung.
Sumber






Komentar (0)