Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Banyak negara telah melarang penggunaan TikTok.

Báo Văn HóaBáo Văn Hóa07/04/2023


TikTok, sebuah platform media sosial, sedang diboikot di banyak negara. (Gambar: VULTURE)

Hingga saat ini, 25 kementerian dan lembaga pemerintah di negara tersebut telah mengeluarkan larangan penggunaan TikTok di semua perangkat yang digunakan untuk bekerja. Di antaranya, 11 kementerian dan lembaga telah sepenuhnya melarang aplikasi TikTok, termasuk Kementerian Keuangan , Kementerian Pendidikan, Badan Asuransi Disabilitas Nasional, dan Komisi Pemilihan Umum Australia.

Jaksa Agung Australia Mark Dreyfus mengatakan larangan tersebut diumumkan menyusul rekomendasi dari badan intelijen dan keamanan. Ia menekankan bahwa larangan tersebut akan berlaku "sesegera mungkin." Ia juga menambahkan bahwa pengecualian akan dipertimbangkan berdasarkan kasus per kasus dan langkah-langkah keamanan yang sesuai akan diterapkan.

Australia menjadi negara berikutnya yang mengeluarkan larangan, menyusul langkah serupa yang diumumkan oleh Inggris, AS, Kanada, dan beberapa negara Uni Eropa (UE). Sementara itu, parlemen Selandia Baru (anggota aliansi intelijen) juga memerintahkan penghapusan aplikasi tersebut dari semua perangkat yang memiliki akses ke lembaga legislatif.

Daniel Guspan, kepala kantor Parlemen Slovakia, menyatakan bahwa staf kantor tersebut kini dilarang menggunakan aplikasi TikTok, dan larangan serupa sedang diusulkan untuk anggota parlemen dan asisten mereka. Bersamaan dengan itu, Parlemen Slovakia juga melarang instalasi dan penggunaan aplikasi yang dianggap sebagai ancaman keamanan pada perangkat parlemen, serta memblokir komunikasi jaringan aplikasi tersebut di dalam jaringan komputer dan sistem informasi Parlemen. Keputusan Parlemen Slovakia didasarkan pada pernyataan dari lembaga keamanan internasional, yang mengidentifikasi TikTok sebagai risiko keamanan siber yang signifikan, karena dapat mengumpulkan informasi dalam jumlah yang tidak seimbang dari perangkat tempat aplikasi tersebut diinstal.

Segera setelah Dewan Keamanan Nasional Belgia (CNS) mengeluarkan peringatan tentang risiko yang terkait dengan banyaknya data pengguna yang dikumpulkan TikTok, Perdana Menteri Belgia Alexander De Croo juga mengumumkan bahwa pegawai pemerintah federal Belgia tidak akan diizinkan untuk memasang aplikasi berbagi video TikTok di ponsel resmi mereka. Meskipun larangan tersebut tidak berlaku untuk perangkat pribadi yang dibeli secara pribadi oleh pegawai pemerintah federal, Perdana Menteri menyarankan mereka untuk tidak memasang TikTok di perangkat tersebut juga. Larangan ini bersifat sementara, berlaku selama enam bulan, dan berlaku untuk semua perangkat yang menggunakan sebagian atau seluruh dana pemerintah federal, serta perangkat yang terdaftar di sistem pemerintah federal.

Dewan Keamanan Nasional Belgia telah mendesak otoritas regional, provinsi, dan lokal untuk memberlakukan larangan serupa terhadap TikTok, sekaligus menyerukan sektor swasta untuk mewaspadai risiko yang terkait dengan penggunaan aplikasi tersebut. Selain itu, Dewan Keamanan Nasional Belgia meminta Otoritas Perlindungan Data (DPA) untuk menyelidiki kebijakan privasi TikTok.

Sementara itu, Republik Ceko dan Irlandia sedang menyelidiki praktik keamanan data TikTok.

Alasan banyak pemerintah mengeluarkan larangan ini adalah karena kekhawatiran tentang privasi pengguna dan keamanan data, serta risiko penyebaran konten berbahaya yang bahkan dapat mengancam keamanan nasional.

THAI ANH



Sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Senang

Senang

Gambaran umum HCM

Gambaran umum HCM

Api Dong Ngoc Nang - sebuah babak gemilang dalam sejarah masyarakat Bac Lieu.

Api Dong Ngoc Nang - sebuah babak gemilang dalam sejarah masyarakat Bac Lieu.