Masa kecil setiap orang pasti diwarnai dengan memanjat pohon jambu untuk memetik buah jambu. Seiring bertambahnya usia, aroma jambu dari tahun-tahun itu menjadi kenangan yang melekat dalam ingatan masa kecil kita. Karena ketertarikan pada aroma pohon sederhana inilah ayah saya membuat teh kuncup jambu untuk dinikmati seluruh keluarga.

Teh jenis ini dibuat dengan sangat sederhana dari bahan-bahan yang mudah didapat di kebun. Memanfaatkan kabut pagi, ayah saya memetik sekitar 10 hingga 15 kuntum dan daun muda jambu biji, mencucinya hingga bersih, dan mengeringkannya di halaman selama sekitar 3 hingga 5 hari yang cerah. Saat siap digunakan, ia memasukkan daun teh ke dalam teko, menambahkan sedikit air mendidih, dan menikmati secangkir teh yang lezat.
Teh yang diseduh memiliki warna kuning pucat, dan aroma jambu biji tercium, melekat di hidung seolah mencoba mempertahankan sedikit nostalgia masa kecil. Aromanya lembut, terbawa oleh uap panas, hirupan yang menenangkan bagi mereka yang jauh dari rumah, membangkitkan perasaan rindu dan nostalgia. Aroma ini membantu seseorang merasa lebih tenang dan damai setelah badai dan cobaan hidup. Perlambat langkah untuk menemukan kedamaian batin!
Mirip dengan teh tradisional, teh tunas jambu muda buatan ayah saya memiliki rasa sedikit pahit yang tertinggal di lidah, kemudian perlahan memudar, memberi jalan pada rasa manis setelahnya. Semua ini dirasakan dengan rasa nyaman dan sejuk, perasaan tenang tanpa beban.
Pohon jambu di kebun kami rimbun dan hijau sepanjang tahun. Kami bisa memetik tunas dan daun jambu untuk membuat teh kapan pun kami mau. Ayah dengan hati-hati mengemas dan membagi teh menjadi beberapa porsi yang sama untuk dibawa anak-anaknya saat mereka bepergian jauh. Paket teh tunas jambu muda buatan Ayah ini tidak hanya baik untuk kesehatan kita, tetapi juga membawa aroma harum kenangan, bercampur dengan cita rasa hati Ayah yang baik dan murah hati. Hati yang penuh cinta yang tak dapat diungkapkan dengan kata-kata...
(Karya yang diikutsertakan dalam kontes "Kesan tentang Kopi dan Teh Vietnam", bagian dari program "Merayakan Kopi dan Teh Vietnam" ke-3, 2025, yang diselenggarakan oleh Surat Kabar Nguoi Lao Dong).

Aturan kontes "Kesan tentang Kopi dan Teh Vietnam". Grafik: CHI PHAN
Sumber: https://nld.com.vn/nho-vi-tra-bup-oi-non-cua-ba-196250508154707691.htm







Komentar (0)