
Sebuah keluarga di dusun Tri Ton, komune Hon Dat, menerima proyek perumahan solidaritas. Foto: Ut Chuyen
Pada tahun 2024, Dusun 9, Komune Dong Hoa, masih memiliki 2 keluarga miskin. Berkat perhatian pemerintah daerah dan upaya masyarakat, kedua keluarga tersebut kini telah terbebas dari kemiskinan secara berkelanjutan. Seiring dengan pembangunan ekonomi , gerakan untuk membangun lanskap hijau, bersih, dan indah telah mendapat dukungan kuat dari masyarakat. Pemerintah daerah memobilisasi masyarakat untuk melaksanakan proyek "Penerangan Pedesaan", dengan secara sukarela menanam pagar hidup dan bunga hias di sepanjang jalan utama. Selain itu, masyarakat secara aktif menyumbangkan tenaga dan dana untuk melaksanakan pekerjaan umum seperti pembangunan jalan dan pembangunan jembatan pedesaan.
Nguyen Ngan Phuong, Sekretaris Cabang Partai Dusun 9, Cho Nguyen Ngan Phuong, mengatakan: “Di masa lalu, kami telah fokus pada penyebaran informasi dan mendorong masyarakat untuk beralih model produksi dan berani mengembangkan ekonomi keluarga. Pada saat yang sama, kami telah mempromosikan semangat saling mendukung, saling membantu untuk meminjam modal dan berbagi pengalaman untuk bersama-sama keluar dari kemiskinan. Berkat semangat solidaritas dan kesadaran masyarakat yang kuat, Dusun 9 Cho tidak hanya mencapai pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan tetapi juga menjadi contoh yang cemerlang dalam gerakan pembangunan pedesaan baru di komune Dong Hoa.”
Dengan semangat tekun dan kreatif, Bapak Phan Hoang Nhu, yang tinggal di Dusun Tu Hat, Komune Giong Rieng, bertekad untuk keluar dari kemiskinan. Ia dengan berani berinvestasi dalam penggalian kolam untuk membudidayakan ikan mas komersial, memanfaatkan sumber daya air dan pengalaman yang telah dikumpulkan untuk memperluas produksi. Berkat kerja kerasnya dalam mempelajari dan menerapkan teknik perawatan yang tepat, Bapak Nhu memperoleh keuntungan puluhan juta dong setiap musim. Hingga saat ini, keluarganya hidup stabil dan sejahtera, menjadi contoh utama dalam gerakan pembangunan ekonomi lokal.
Selama bertahun-tahun, masyarakat Dusun Tri Ton, Komune Hon Dat, telah berupaya mengatasi kesulitan dan mengembangkan perekonomian mereka, serta meningkatkan taraf hidup mereka. Berkat perhatian dari komite Partai dan pemerintah, serta semangat solidaritas dan saling mendukung di dalam masyarakat, dusun tersebut kini tidak memiliki rumah tangga miskin, menandai transformasi yang jelas dalam gerakan pembangunan pedesaan baru.
Sekretaris Partai Dusun Tri Ton, Truong Huu Phuc, menyampaikan: “Dari tahun 2020 hingga saat ini, Dusun Tri Ton telah mengkoordinasikan propaganda dan mobilisasi untuk membangun 6 rumah solidaritas baru; memobilisasi masyarakat untuk menyumbangkan dana guna memperluas jalan dan menerapkan model “Penerangan Pedesaan” dengan total biaya lebih dari 20 juta VND. Pekerjaan mempromosikan pendidikan dan bakat, serta kepedulian terhadap siswa miskin telah mendapat perhatian. Dusun ini menyumbangkan 2.000 buku catatan dan 5 sepeda kepada siswa yang kurang mampu; memobilisasi 8 ton beras dan barang-barang kebutuhan pokok untuk mendukung rumah tangga hampir miskin dan rumah tangga yang kurang mampu. Setiap tahun, tingkat kemiskinan menurun rata-rata 1-2%, sementara jumlah rumah tangga mampu dan kaya meningkat. Pada Agustus 2025, Dusun Tri Ton tidak akan memiliki lagi rumah tangga miskin.”
Tekad untuk memberantas kemiskinan bukan hanya bukti upaya setiap warga negara, tetapi juga mencerminkan semangat solidaritas dan upaya kolektif seluruh masyarakat. Ketika setiap rumah tangga berupaya meningkatkan kehidupan mereka, berani mengubah cara berpikir dan bertindak, bersama dengan dukungan praktis dari pemerintah dan organisasi, hasilnya bukan hanya pengurangan jumlah rumah tangga miskin hingga nol, tetapi juga keyakinan dan motivasi bagi dusun-dusun untuk terus membangun tanah air yang makmur, indah, dan beradab.
UT CHUYEN
Sumber: https://baoangiang.com.vn/nhung-ap-khong-con-ho-ngheo-a464089.html







Komentar (0)