Berbicara kepada VietNamNet tentang arah ujian masuk kelas 10 Hanoi tahun 2026, Bapak Ha Xuan Nham, Kepala Dinas Pendidikan Menengah Departemen Pendidikan dan Pelatihan Hanoi, mengatakan bahwa struktur dan format ujian masuk kelas 10 Hanoi akan mengikuti contoh ujian yang telah diterbitkan sesuai dengan program pendidikan umum yang baru.

"Dengan berlandaskan pada pencapaian tahun sebelumnya, kami belajar dari pengalaman untuk meningkatkan kualitas soal ujian. Prinsipnya adalah soal ujian harus memiliki tingkat kesulitan yang sesuai, membedakan siswa, dan secara efektif melayani tujuan penerimaan ke kelas 10," kata Bapak Nham.

Menurut informasi dari Dinas Pendidikan dan Pelatihan Hanoi , ujian tersebut akan terdiri dari pertanyaan-pertanyaan yang sesuai dengan tujuan pembelajaran mata pelajaran dan sasaran tingkat sekolah menengah pertama di bawah Program Pendidikan Umum 2018, terutama berfokus pada kurikulum kelas 9.

Quang Trung Dong Da _3217.jpg
Para kandidat mendaftar untuk ujian masuk kelas 10 Hanoi tahun 2026. Foto: Pham Hai.

Dari segi struktur, menurut Dinas Pendidikan dan Pelatihan Hanoi, ujian Sastra Hanoi berbentuk esai, terdiri dari dua bagian: Pemahaman Bacaan dan Menulis, dengan batas waktu 120 menit. Metode penilaiannya sebagai berikut: Pemahaman Bacaan bernilai 4 poin, dan Menulis bernilai 6 poin.

Berdasarkan bagan kompetensi dan tingkat berpikir dalam contoh ujian masuk kelas 10 yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Pelatihan, bidang pengetahuan tersebut adalah sebagai berikut: