(NADS) - Danau Hoan Kiem, juga dikenal sebagai Danau Pedang, terletak di jantung kota. Ini adalah salah satu landmark bersejarah dan tempat wisata ibu kota yang tidak boleh dilewatkan.
Sebelumnya, danau ini memiliki beberapa nama lain seperti Danau Luc Thuy atau Danau Thuy Quan. Pada abad ke-15, danau ini berganti nama menjadi Danau Hoan Kiem, yang dikaitkan dengan legenda Raja Le Thai To yang mengembalikan pedang berharga kepada kura-kura emas. Legenda mengatakan bahwa ketika Raja Le Thai To mengusir pasukan Ming yang menyerang, ia menemukan sebuah pedang bernama Thuan Thien. Ini adalah pedang suci yang dipinjamkan Raja Naga kepada raja untuk melawan musuh.
Setelah mengalahkan penjajah Ming dan naik tahta pada tahun 1428, saat berjalan-jalan di Danau Ta Vong, Kura-kura Emas muncul dan menuntut agar raja mengembalikan pedang ajaib kepada Raja Naga. Raja mengembalikan pedang itu, dan Kura-kura Emas perlahan menghilang. Sejak saat itu, raja memutuskan untuk mengganti nama danau tersebut menjadi Danau Hoan Kiem, atau Danau Pedang, nama yang masih kita gunakan hingga saat ini.
Karena lokasinya yang strategis, menghubungkan Kota Tua (jalan-jalan seperti Hang Ngang, Hang Dao, Cau Go, Luong Van Can, dll.) dengan Kota Barat (jalan-jalan seperti Nha Tho, Trang Thi, Hang Bai, Trang Tien, Hang Khay, dll.), Danau Hoan Kiem menarik banyak wisatawan domestik dan internasional untuk berkunjung dan menjelajahinya .
Danau Hoan Kiem adalah tempat berkumpul, titik pertemuan ideal di keempat musim: semarak dengan bunga persik dan festival tradisional di musim semi; angin sepoi-sepoi yang menyegarkan menghilangkan panas terik musim panas; mempesona dengan ranting pohon willow yang menjuntai dalam kabut mistis musim gugur; dan megah dalam guyuran dedaunan keemasan dan gerimis lembut musim dingin.
Tempat ini juga sangat terkait dengan tradisi spiritual dan sejarah ibu kota. Danau Hoan Kiem memiliki dua pulau: Pulau Ngoc, yang terletak di utara danau, terhubung dengan Jembatan The Huc yang melengkung, yang di dalamnya terdapat Kuil Ngoc Son dengan arsitektur unik dan perpaduan harmonis antara unsur Buddha, Konfusianisme, dan Taoisme. Di tengah danau terdapat Pulau Penyu yang lebih kecil, yang dihiasi oleh Menara Penyu kuno berusia seabad, berdiri dengan tenang di tengah perairan yang berkilauan.
Selama tiga hari akhir pekan, jalan-jalan di sekitar Danau Hoan Kiem akan menjadi zona pejalan kaki dengan banyak kegiatan menarik seperti musik jalanan, permainan tradisional, dan lain-lain, yang akan menarik banyak wisatawan.
Meskipun terletak di tengah kota metropolitan yang mewah, modern, dan ramai, Danau Hoan Kiem telah mempertahankan keindahan kuno dan tenangnya dari waktu ke waktu. Ketenangan dan kekunoan ini menciptakan penghalang tak terlihat yang memisahkan Danau Hoan Kiem dari Hanoi yang semarak di kejauhan. Karakteristik unik ini menjadikannya tempat yang wajib dikunjungi bagi siapa pun yang mengunjungi Hanoi.
Kagumi foto-foto indah Danau Ho Guom melalui mata para fotografer dan seniman, yang menampilkan karya-karya terbaik dari berbagai kompetisi fotografi.
Sumber: https://nhiepanhdoisong.vn/nhung-hinh-anh-dep-ve-ho-guom-bieu-tuong-van-hoa-lich-su-cua-thu-do-14902.html






Komentar (0)