Dalam rangka peringatan ke-51 Pembebasan Vietnam Selatan dan penyatuan kembali negara (30 April 1975 - 30 April 2026), Penerbit Kim merilis buku "Vu Xuan Thieu dan Penerbangan Abadi". Buku ini merupakan bagian dari seri "Pendongeng-Pilot" karya Kolonel Nguyen Cong Huy. Seri ini terdiri dari tiga buku, yang memperkenalkan kisah-kisah sejarah tentang Angkatan Udara Rakyat Vietnam selama perang perlawanan melawan AS.

Buku ini menggambarkan sosok martir heroik Vu Xuan Thieu - pilot yang terkenal karena berhasil menembak jatuh pesawat B-52 selama kampanye udara Hanoi - Dien Bien Phu pada tahun 1972.
Buku ini mengisahkan kehidupan Pahlawan Martir Vu Xuan Thieu, dari sketsa pesawat terbang di atas kertas saat kecil hingga menjadi seorang pemuda dari Hanoi yang bermimpi menaklukkan langit sejak masa sekolahnya, tak gentar meskipun gagal dalam proses seleksi pilot, dan terus berlatih setiap hari untuk menjadi pilot. Vu Xuan Thieu muncul sebagai simbol indah kaum muda yang hidup dengan cita-cita, semangat, dan keinginan untuk berkontribusi kepada bangsa.
Di tengah kobaran api di hari-hari terakhir tahun 1972, penerbangan terakhir Vu Xuan Thieu tercatat dalam sejarah, meninggalkan simbol keberanian yang abadi, tekad yang teguh, dan kesediaan untuk berkorban demi kemerdekaan dan kebebasan Tanah Air. Melalui tulisan Kolonel Nguyen Cong Huy, Pahlawan Vu Xuan Thieu muncul sebagai sosok yang menjulang tinggi, sosok monumental, dan citra yang mudah dipahami sebagai seorang kawan seperjuangan, seorang kakak laki-laki, seorang pemuda dengan mimpi-mimpi indah yang hidup sepenuhnya untuk mimpi-mimpi tersebut.

Sementara "Vu Xuan Thieu and the Immortal Flight" menceritakan kisah pahlawan Vu Xuan Thieu, "Vietnam's 19 Aces" memperluas cakupannya dengan memasukkan pilot MiG legendaris seperti Nguyen Van Coc, Nguyen Van Bay, Nguyen Hong Nhi, Nguyen Duc Soat, dan lainnya.
Melalui potret dan prestasi 19 pilot ulung selama perang melawan AS, buku ini berkontribusi untuk menghormati kecerdasan, keberanian, dan kepahlawanan para prajurit angkatan udara Vietnam. Setiap kisah memberikan gambaran sekilas tentang pertempuran udara yang sengit, sekaligus mengingatkan kita akan pengorbanan heroik dan diam-diam para prajurit yang berjuang untuk melindungi langit Tanah Air.
Dalam bukunya "Kisah Sang Pilot," Kolonel Nguyen Cong Huy menceritakan kehidupannya sebagai seorang prajurit: dari hari ia meninggalkan sekolah dan desanya untuk mendaftar menjadi tentara, hingga studinya di Uni Soviet sebagai pilot tempur, dan kepulangannya selama tahun-tahun ketika sirene serangan udara terus-menerus berbunyi di Vietnam Utara. Karya ini membantu pembaca untuk lebih memahami kehidupan seorang pilot, karakteristik unik medan pertempuran udara, dan momen-momen menegangkan dalam tugas tempur dan sorti pada tahun 1972.

Sebagai mantan pilot pesawat tempur MiG-21, Kolonel Nguyen Cong Huy menceritakan sejarah melalui kenangan seseorang yang secara langsung hidup di zona pertempuran tersebut. Tulisannya berharga sebagai dokumen sejarah dan dipenuhi dengan kasih sayang yang mendalam terhadap rekan-rekannya dan generasi pilot Vietnam.
Sumber: https://baophapluat.vn/nhung-linh-phi-cong-ke-chuyen-ve-chuyen-bay-bat-tu.html








Komentar (0)