Siapkan dokumen penerimaan yang lengkap dan benar seperti yang diberitahukan.
Dalam pemberitahuan penerimaan, konfirmasi penerimaan yang dikirimkan kepada kandidat, universitas dan perguruan tinggi akan berisi pemberitahuan terperinci tentang dokumen yang perlu disiapkan oleh mahasiswa baru.
Biasanya, dokumen penerimaan yang diperlukan meliputi:
+ Pemberitahuan penerimaan universitas (asli)
+ Resume siswa (profil penerimaan)
+ Transkrip sekolah menengah atas
+ Sertifikat hasil ujian kelulusan SMA
+ Akta kelahiran (fotokopi)
+ Kartu identitas/tanda pengenal warga negara
+ foto 3x4 atau 4x6
+ Biaya kuliah dibayar di muka, surat keterangan pemeriksaan kesehatan, surat keterangan identifikasi polis (jika ada),…

Mahasiswa baru harus memperhatikan hal-hal berikut saat mempersiapkan dokumen penerimaan:
+ Surat keterangan penerimaan harus asli, ijazah harus asli dan fotokopi (dilegalisasi notaris).
+ Aplikasi kandidat yang berhasil harus menyertakan semua item, foto dengan stempel dan konfirmasi dari otoritas setempat.
+ Transkrip harus merupakan salinan yang dilegalisasi oleh notaris, dapat disalin dari sekolah menengah atas yang pernah dihadiri.
+ Bagi mahasiswa yang diterima berdasarkan poin prioritas (mata kuliah, wilayah), wajib menyerahkan sertifikat prioritas. Sertifikat identifikasi kebijakan: etnis minoritas, anak martir, anak tentara yang terluka/cacat (dengan salinan kartu tentara yang terluka/cacat yang dilegalisasi), surat keterangan rumah tangga miskin... digunakan untuk mempertimbangkan pembebasan biaya kuliah.
+ Kandidat yang lolos wajib hadir di sekolah sesuai persyaratan yang tercantum dalam pengumuman penerimaan sekolah. Jika terlambat 15 hari atau lebih (dari tanggal yang tercantum dalam pengumuman penerimaan) tanpa alasan yang sah, mereka akan dianggap putus sekolah.
+ Jika mahasiswa memutuskan untuk tinggal di rumah kos, mereka memerlukan izin tidak hadir sementara dari pemerintah setempat untuk mendaftar tinggal sementara di pemerintah daerah tempat mereka menyewa rumah kos.
Catatan tentang akomodasi dan transportasi untuk mahasiswa baru
Siswa baru perlu menentukan di mana mereka akan tinggal dan sarana transportasi utama mereka antara rumah dan sekolah.
Bagi siswa dari daerah terpencil yang rumahnya jauh dari sekolah, seringkali sulit menemukan tempat menginap. Harga akomodasi seringkali bervariasi, tergantung faktor-faktor seperti lokasi, fasilitas, keamanan, dan sebagainya. Oleh karena itu, ketika mencari tempat menginap, mahasiswa baru perlu mempertimbangkan dan mempertimbangkan antara keuangan dan kenyamanan selama perjalanan untuk memilih tempat menginap yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Selain itu, sebelum menandatangani kontrak sewa, mahasiswa juga harus meneliti dengan saksama biaya sewa, listrik, air, dan biaya lainnya, serta berdiskusi dengan pemilik properti mengenai faktor waktu (waktu penguncian gerbang, dll.). Jika terdapat kontrak sewa, mahasiswa harus membaca dan berdiskusi dengan pemilik properti secara saksama untuk melindungi hak-hak mereka sendiri.
Tergantung jarak dari rumah ke sekolah, pilihan moda transportasi juga bervariasi. Siswa dapat memilih bus untuk menghemat biaya jika rutenya nyaman, atau menggunakan kendaraan pribadi untuk kenyamanan. Namun, terlepas dari pilihan kendaraannya, siswa harus mematuhi peraturan lalu lintas dan memperhatikan keselamatan diri sendiri serta orang-orang di sekitar.
Hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk kehidupan sehari-hari
Untuk memudahkan biaya hidup sehari-hari, mahasiswa baru sebaiknya membuka rekening bank dan memiliki kartu ATM. Kartu ATM tidak hanya memudahkan transfer dan tarik tunai, tetapi juga membantu mahasiswa mengelola pengeluaran mereka dengan lebih efektif.
Pengeluaran, terutama selama tahun-tahun pertama sekolah, sering kali memiliki banyak pengeluaran tinggi (buku pelajaran, biaya kuliah, akomodasi, transportasi, biaya hidup, dll.), jadi Anda harus memiliki rencana pengeluaran yang wajar.
Untuk keperluan rumah tangga, pertimbangkan untuk membeli barang bekas agar hemat. Selain barang-barang penting seperti kompor, mangkuk, sumpit, panci, wajan, selimut, bantal, kasur, kipas angin, dll., siswa perlu menyiapkan dokumen pribadi seperti KTP, SIM (jika ada), asuransi kesehatan , dll. untuk memastikan kehidupan mandiri yang baru.
Sumber: https://baohatinh.vn/nhung-luu-y-danh-cho-tan-sinh-vien-khi-nhap-hoc-dai-hoc-post294583.html
Komentar (0)