Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Kabinet Rusia untuk periode baru

Báo Thanh niênBáo Thanh niên10/05/2024


Ketua Duma Negara Rusia Vyacheslav Volodin mengumumkan pada 10 Mei bahwa ia telah menerima nominasi dari Presiden Putin untuk mengangkat kembali Mishustin sebagai perdana menteri , menurut TASS. Duma Negara kemudian mengadakan pemungutan suara untuk menyetujui nominasi tersebut pada hari yang sama.

Tổng thống Nga Vladimir Putin (phải) và Thủ tướng Mikhail Mishustin ngày 6.5

Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) dan Perdana Menteri Mikhail Mishustin pada 6 Mei.

Parlemen Rusia menjalankan kekuasaan baru.

"Presiden Vladimir Vladimirovich Putin telah mengajukan nominasi Mikhail Vladimirovich Mishustin untuk posisi perdana menteri kepada Duma Negara," demikian pengumuman Ketua Duma Negara Rusia Vyacheslav Volodin melalui akun Telegram-nya.

Volodin menegaskan kembali bahwa tahun ini menandai pertama kalinya dalam sejarah modern Rusia bahwa parlemen memiliki kekuasaan untuk membentuk struktur pemerintahan . "Kita memasuki fase baru kerja sama antara cabang legislatif dan eksekutif," kata Ketua Duma Negara Rusia. Sebelumnya, semua posisi kabinet diangkat melalui dekrit presiden.

Menurut Konstitusi yang diamandemen tahun 2020, parlemen Rusia tidak hanya memiliki wewenang untuk menyetujui perdana menteri, tetapi juga untuk memutuskan posisi wakil perdana menteri dan menteri federal. Sementara itu, presiden menunjuk dan memiliki wewenang untuk memberhentikan perdana menteri sambil mempertahankan seluruh kabinet.

Pada sesi Duma Negara yang dimulai pukul 14.00 kemarin (waktu Moskow), Bapak Mishustin pertama-tama menyampaikan pidato kepada seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Setelah itu, para anggota parlemen bergiliran mengajukan pertanyaan, dan Bapak Mishustin harus menyampaikan solusi atas tugas-tugas yang diberikan kepada kabinet oleh Presiden Putin, termasuk pembangunan ekonomi dan regional, serta peningkatan kemampuan pertahanan Rusia dalam periode mendatang.

Dalam pemungutan suara selanjutnya, majelis rendah parlemen dengan suara bulat menyetujui calon perdana menteri yang dipilih oleh Presiden Putin.

Titik konflik: 'Jenderal Besi' Ukraina pensiun; bentrokan Israel-Hamas di Rafah?

Membentuk kabinet

Konstitusi Federasi Rusia memperbolehkan proses pembentukan kabinet yang dapat berlangsung beberapa minggu setelah presiden menjabat. Namun, RT mencatat bahwa peralihan kekuasaan kepada pemerintahan baru sebenarnya terjadi cukup cepat.

Menurut RT, dalam pertemuan kabinet yang akan segera berakhir masa jabatannya awal pekan ini, Presiden Putin memuji para anggota kabinet. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda bahwa pemimpin Rusia itu akan melakukan perombakan kabinet besar-besaran untuk periode baru.

Kabinet sebelumnya mencakup tokoh-tokoh veteran seperti Sergei Shoigu, yang memimpin kementerian pertahanan sejak 2012, dan Sergei Lavrov, yang bertanggung jawab atas pelaksanaan kebijakan luar negeri Rusia selama dua dekade.

Menurut Sputnik News, Presiden Putin menominasikan kandidat untuk memimpin kementerian-kementerian yang berkaitan dengan keamanan negara, termasuk Kementerian Pertahanan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kehakiman, Kementerian Situasi Darurat, dan Kementerian Luar Negeri, kepada Dewan Federasi Rusia (yaitu , Senat) . Senat Rusia kemudian melakukan pemungutan suara untuk menyetujui posisi-posisi tersebut.

Posisi menteri kabinet yang tersisa akan diisi oleh perdana menteri baru, yang akan mengajukan daftar calon kepada Duma Negara untuk disetujui. Mishustin (58 tahun) diangkat sebagai perdana menteri oleh Presiden Putin pada Januari 2020, menggantikan Dmitry Medvedev. Masa jabatannya telah menghadapi banyak tantangan signifikan, termasuk pandemi Covid-19 dan operasi militer khusus Rusia di Ukraina.

Terlepas dari kesulitan-kesulitan ini, Mishustin berhasil menjaga stabilitas ekonomi Rusia, terutama setelah sekutu Ukraina memberlakukan sanksi berturut-turut terhadap negara tersebut. Salah satu tindakan balasan adalah inisiatif Mishustin untuk menyederhanakan prosedur investasi di Rusia. Sejak Oktober 2023, inisiatif ini telah diterapkan kepada warga negara dan perusahaan dari 25 negara "sahabat", termasuk Tiongkok, India, Brasil, Arab Saudi, Turki, Kazakhstan, dan Belarus.

Menurut Konstitusi Rusia, perdana menteri adalah orang pertama yang menduduki posisi penjabat presiden hingga Rusia mengadakan pemilihan berikutnya, jika kepala Kremlin yang menjabat mengundurkan diri, diberhentikan, atau meninggalkan jabatannya sementara karena sakit.

Belarus dan Rusia melakukan latihan nuklir taktis.

Kemarin, TASS mengutip pernyataan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko yang mengatakan bahwa Rusia dan negaranya sedang melakukan latihan dengan senjata nuklir taktis untuk menanggapi situasi baru tersebut. "Eskalasi sedang berlangsung. Apa yang harus kita lakukan dalam situasi ini? Kita perlu bersiap, termasuk dengan senjata (nuklir taktis) berbahaya ini," tegas Lukashenko.



Sumber: https://thanhnien.vn/noi-cac-nga-cho-nhiem-ky-moi-18524051023334701.htm

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Festival Panen Emas

Festival Panen Emas

f5 berperilaku baik

f5 berperilaku baik

Membawa Kehangatan ke Rumah

Membawa Kehangatan ke Rumah