![]() |
| AS melancarkan serangan yang menargetkan peluncur rudal dan kapal Iran yang diduga memasang ranjau. (Gambar ilustrasi. Sumber: INA) |
Dalam pernyataan yang dikirim ke Fox News , juru bicara CENTCOM Kapten Tim Hawkins mengatakan serangan itu bertujuan untuk melindungi pasukan AS dari "ancaman dari Iran."
Menurut Hawkins, target yang diserang termasuk peluncur rudal dan kapal-kapal Iran yang diduga memasang ranjau.
Pernyataan itu berbunyi: "Pasukan AS melakukan serangan pertahanan diri di Iran selatan hari ini untuk melindungi tentara dari ancaman yang ditimbulkan oleh pasukan Iran."
Seorang juru bicara CENTCOM juga menegaskan bahwa militer AS tetap "menahan diri" dalam konteks gencatan senjata saat ini.
AS belum merilis detail lebih lanjut tentang skala atau luasnya kerusakan akibat operasi tersebut, sementara pemerintah Iran belum memberikan komentar terkait insiden tersebut.
Sebelumnya, kantor berita semi-resmi Fars mengutip pernyataan warga setempat yang mengatakan mereka telah mendengar beberapa ledakan beruntun di Bandar Abbas, tetapi penyebab dan lokasi pastinya belum dapat dipastikan.
Fars juga mencatat bahwa ledakan serupa terjadi hampir bersamaan di Sirik dan Jask, daerah strategis di sepanjang pantai selatan Iran dan dekat jalur pelayaran vital melalui Selat Hormuz.
Insiden itu terjadi ketika Washington dan Teheran sedang melakukan upaya diplomatik untuk mencapai kesepakatan yang lebih luas tentang gencatan senjata dan program nuklir Iran, setelah berbulan-bulan ketegangan militer meningkat di Timur Tengah.
Sumber: https://baoquocte.vn/nong-my-tan-cong-cac-co-so-ten-lua-iran-397941.html








Komentar (0)