Buah-buahan sitrus memiliki manfaat kecantikan, meningkatkan kekebalan tubuh, memperbaiki kulit, membantu penurunan berat badan, dan meningkatkan kesehatan sistem pencernaan dan tubuh secara keseluruhan. Mari kita coba membuat daftar dan membandingkan manfaat lemon dan kumquat.
Manfaat buah lemon
Lemon adalah buah kecil tetapi sangat kaya akan nutrisi, terutama vitamin C.
Satu buah lemon rata-rata (sekitar 67 gram) mengandung: 0,5 gram protein, 0,1 gram lemak, 1,9 gram serat, 22% dari nilai harian yang direkomendasikan untuk vitamin C, zat besi, kalsium, vitamin B6, tiamin, kalium, dan lain-lain.
Limun rasanya enak dan rendah kalori, menjadikannya alternatif yang bagus untuk minuman yang kurang sehat.
Meningkatkan kekebalan tubuh
Tubuh kita membutuhkan vitamin C untuk memproduksi kolagen, dan lemon kaya akan vitamin C, yang membantu mendukung sistem kekebalan tubuh, mengurangi gejala flu, dan melawan virus serta bakteri.
Zat besi sangat penting untuk kelangsungan hidup dan pertumbuhan sel-sel tubuh Anda. Minum air lemon dapat membantu tubuh meningkatkan penyerapan zat besi, terutama bagi atlet dan mereka yang menderita anemia.
Dukungan penurunan berat badan
Karena air lemon rasanya enak dan rendah kalori, minuman ini merupakan alternatif yang bagus untuk minuman yang kurang sehat seperti soda, es teh, dan jus buah—yang sering mengandung tambahan gula.
Mengonsumsi air lemon sebagai pengganti minuman manis dapat membantu Anda membatasi asupan kalori dan mendukung penurunan berat badan yang sehat.
Asam sitrat dalam jus lemon juga dapat membunuh bakteri penyebab bau mulut.
Mencegah batu ginjal
Asam sitrat dalam jus lemon juga dapat membantu mencegah pembentukan batu ginjal. Sitrat, sejenis garam, dalam asam tersebut mendukung mekanisme pencegahan batu ginjal dengan mengikat kalsium dalam urin.
Menurut sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan oleh Case Western Reserve University School of Medicine (Cleveland, Ohio, AS), mengonsumsi setara dengan empat buah lemon per hari yang dilarutkan dalam dua liter air ditemukan secara signifikan meningkatkan kadar sitrat dalam urin.
Kadar sitrat yang lebih tinggi ini dapat mencegah pembentukan batu ginjal atau memperlambat pertumbuhan batu yang sudah ada. Bahkan, National Kidney Foundation of the United States merekomendasikan minum air lemon yang diencerkan sebagai salah satu cara efektif untuk mencegah batu ginjal.
Segarkan napasmu
Asam sitrat dalam jus lemon juga dapat membunuh bakteri penyebab bau mulut. Namun, terlalu banyak asam sitrat dapat memperburuk bau mulut dengan memicu penyakit refluks gastroesofageal (GERD). GERD dapat menyebabkan asam lambung mengalir naik melalui kerongkongan dan masuk ke mulut, sehingga menyebabkan bau mulut.
Manfaat buah kumquat
Kumquat, yang juga dikenal sebagai calamansi, memiliki rasa asam dan sering digunakan untuk memberi rasa pada makanan dan minuman. Jus kumquat, khususnya, adalah minuman musim panas yang sangat populer.
Kaya akan vitamin C dan nutrisi bermanfaat lainnya, jus kumquat telah digunakan sebagai penambah kekebalan tubuh.
Membantu mengontrol kolesterol
Beberapa penelitian menemukan bahwa jenis air ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, yang merupakan langkah penting dalam penurunan berat badan dan menghindari sindrom metabolik. Air ini juga dapat membantu mengurangi risiko aterosklerosis, serangan jantung, dan stroke.
Meningkatkan kekebalan tubuh
Kaya akan vitamin C dan nutrisi bermanfaat lainnya, jus kumquat telah digunakan sebagai penambah kekebalan tubuh. Jus ini dapat merangsang produksi sel darah putih dan melawan efek negatif radikal bebas, berkat sifat antioksidan dan antibakterinya.
Menenangkan perut
Meskipun memiliki kandungan asam sitrat dan asam lainnya yang tinggi, banyak orang masih meminum kumquat sebagai penenang perut. Kumquat dapat mengurangi tingkat peradangan jika dikonsumsi dalam jumlah sedang, menurunkan risiko terkena tukak lambung, dan melindungi Anda dari refluks asam.
Jus kumquat bermanfaat untuk menurunkan berat badan karena tidak hanya meningkatkan metabolisme tetapi juga menghilangkan banyak racun dari tubuh.
Meningkatkan produksi kolagen
Vitamin C sangat penting dalam produksi kolagen, senyawa yang penting untuk pembentukan semua jaringan, serat otot, dan sel dalam tubuh.
Air dapat menghasilkan asam askorbat, yang membantu meningkatkan pertumbuhan tubuh dan memperbaiki kerusakan akibat cedera, penyakit, atau operasi.
Bermanfaat untuk penderita diabetes
Sejumlah besar penelitian telah dilakukan mengenai efek pengaturan gula darah dari jus kumquat.
Hal ini dapat membantu mengatur pelepasan glukosa dan insulin ke dalam aliran darah. Ini adalah kabar baik bagi penderita diabetes atau mereka yang berisiko terkena penyakit tersebut.
Membantu menurunkan berat badan
Jus kumquat memiliki dampak pada penurunan berat badan karena tidak hanya meningkatkan metabolisme tetapi juga menghilangkan banyak racun dari tubuh yang dapat menyebabkan penumpukan lemak.
Dengan meningkatkan laju metabolisme Anda, jus ini dapat meningkatkan pembakaran lemak pasif sepanjang hari, sementara detoksifikasi tubuh akan membantu semua sistem organ Anda berfungsi lebih lancar dan efisien, sehingga membantu pembakaran kalori.
Pilihan air minum yang Anda konsumsi bergantung pada preferensi Anda dan manfaat kesehatan yang ingin Anda peroleh.
Meningkatkan kesehatan pernapasan
Kandungan asam sitrat yang kuat dalam jus kumquat membantu membersihkan dahak dan lendir, tempat infeksi sering kali berada dan menyebar, sekaligus mengurangi peradangan di tenggorokan dan saluran pernapasan.
Dengan informasi di atas, Anda mungkin sudah mengetahui jawaban atas pertanyaan: Mana yang lebih baik, jus kumquat atau jus lemon?
Jelas, setiap buah memiliki nilai gizi yang berbeda, jadi sulit untuk mengatakan apakah jus lemon atau jus kumquat lebih baik. Pilihan mana yang akan diminum bergantung pada preferensi pribadi dan manfaat kesehatan yang Anda cari.
Sumber







Komentar (0)