CEO Nvidia membantah diundang untuk berpartisipasi dalam usaha patungan untuk mengakuisisi saham di Intel. Foto: Seeking Alpha . |
Menurut Reuters , CEO Nvidia Jensen Huang membantah laporan bahwa raksasa GPU tersebut diundang untuk berpartisipasi dalam usaha patungan untuk mengakuisisi saham di Intel.
"Tidak ada yang mengundang Nvidia untuk usaha patungan. Mungkin ada pihak lain yang terlibat, tetapi saya tidak yakin," kata Huang dalam konferensi pers selama konferensi GTC tahunan.
Sebelumnya, menurut Reuters , TSMC telah menawarkan kepada perusahaan desain chip AS termasuk Nvidia, AMD, dan Broadcom kesempatan untuk membentuk usaha patungan guna mengendalikan pabrik pembuatan chip Intel.
Dalam negosiasi awal, perusahaan chip yang berbasis di Taiwan tersebut mengusulkan untuk mengoperasikan divisi foundry chip Intel, dengan kepemilikan saham tidak lebih dari 50%. Sumber lain mengindikasikan bahwa Qualcomm juga menerima tawaran tetapi kemudian menarik diri dari pembicaraan.
Negosiasi ini berlangsung setelah pemerintahan Presiden AS Donald Trump meminta bantuan TSMC untuk menghidupkan kembali Intel, sebuah perusahaan teknologi Amerika yang ikonik.
Sumber-sumber mengindikasikan bahwa TSMC telah menawarkan usaha patungan sebelum mengumumkan rencana investasinya sebesar $100 miliar di AS pada tanggal 3 Maret, yang mencakup pembangunan lima fasilitas manufaktur chip tambahan.
Di bawah tekanan pasar, manajemen Intel mengumumkan rencana untuk membentuk dewan direksi terpisah untuk divisi manufaktur chip-nya. Para analis percaya bahwa langkah ini bisa menjadi langkah pertama menuju pemisahan Intel menjadi dua perusahaan terpisah: satu yang mengkhususkan diri dalam manufaktur chip (foundry) dan yang lainnya berfokus pada pengembangan produk.






Komentar (0)