Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Tetap tenang di bawah tekanan, berupaya untuk unggul.

Báo Nhân dânBáo Nhân dân28/11/2024

NDO - Dalam sembilan bulan pertama tahun 2024, sektor perbankan Vietnam terus mempertahankan stabilitas meskipun menghadapi tekanan dari bencana alam dan kenaikan suku bunga antarbank. Laporan terbaru dari Vietnam Investment Credit Rating Joint Stock Company (VIS Rating) menunjukkan bahwa bank-bank besar telah berhasil melewati masa sulit, sementara bank-bank kecil menghadapi risiko terhadap likuiditas dan profitabilitas.


Stabilitas berasal dari manajemen risiko dan kebijakan yang fleksibel.

Laporan dari VIS Rating menegaskan bahwa, dalam sembilan bulan pertama tahun 2024, sistem perbankan Vietnam mempertahankan stabilitas kualitas aset, meskipun terdampak Topan Yagi dan tekanan pasar.

Total kredit yang beredar di daerah yang terdampak badai hanya sekitar 1% dari seluruh industri, berkat kebijakan yang membatasi pemberian pinjaman di provinsi-provinsi utara yang rusak.

Bank Sentral Vietnam (SBV) segera menerapkan langkah-langkah dukungan seperti restrukturisasi utang dan pemberian pinjaman berbunga rendah kepada para peminjam yang terdampak, sehingga membantu meringankan beban utang mereka. Akibatnya, rasio kredit macet di seluruh sektor perbankan tetap berada di angka 2,4% dibandingkan kuartal sebelumnya, sehingga menjamin stabilitas di seluruh sistem.

Bank-bank besar, terutama bank-bank milik negara, mencatat penurunan tingkat kredit macet baru berkat perbaikan dalam penanganan piutang macet besar dan manajemen kredit yang ketat. Misalnya, VietinBank (CTG) dan Vietcombank (VCB) mencapai hasil positif berkat upaya mereka dalam penagihan utang dan pengurangan biaya kredit.

Sementara bank-bank besar tetap stabil, bank-bank kecil dan menengah seperti PGBank (PGB), SaigonBank (SGB), dan beberapa bank komersial lainnya berada di bawah tekanan yang lebih besar.

Pengembalian atas aset (ROAA) menurun dari 1,6% menjadi 1,5% karena penyempitan margin bunga bersih (NIM) dan peningkatan biaya kredit.

Perlu dicatat, mulai pertengahan Oktober 2024, suku bunga antarbank semalam meningkat sebesar 3,5%, mencapai rata-rata 6%. Hal ini memengaruhi bank-bank kecil yang bergantung pada pendanaan jangka pendek dan meningkatkan pinjaman antarbank.

Menurut VIS Rating, hampir 30% bank yang dinilai memiliki profil risiko aset yang lemah, meningkat dari 22% pada tahun 2023. Hal ini menunjukkan peningkatan tekanan pada bank-bank kecil untuk menjaga stabilitas dan profitabilitas.

VIS Rating memperkirakan pertumbuhan kredit, khususnya di sektor pinjaman perumahan, akan membantu bank meningkatkan profitabilitas dan menstabilkan kualitas aset. Bagi bank-bank seperti Techcombank (TCB), MBBank (MBB), danACB , terjadi diferensiasi profitabilitas yang jelas. Beberapa bank mendapatkan keuntungan dari strategi untuk mengurangi risiko kredit dan memperkuat pemulihan utang.

Berkat restrukturisasi dan langkah-langkah penggalangan modal, bank-bank besar juga berupaya mempertahankan modal melalui pembayaran dividen saham. Hal ini tidak hanya membantu memperkuat penyangga risiko tetapi juga mendukung stabilitas keuangan jangka panjang.

Harapan akan adanya pemulihan pada akhir tahun.

VIS Rating memperkirakan pertumbuhan kredit dan keuntungan di sektor perbankan akan membaik pada kuartal keempat tahun 2024, dengan ROAA (Return on Assets Account) yang diharapkan untuk seluruh industri mencapai 1,6% untuk tahun ini. Bank-bank besar akan terus memainkan peran utama, mendorong stabilitas dan perkembangan pasar keuangan.

Namun, laporan tersebut juga menunjukkan bahwa risiko likuiditas meningkat karena bank-bank kecil semakin bergantung pada pendanaan pasar jangka pendek di tengah kenaikan suku bunga.

Rasio simpanan rekening giro (CASA) tetap stabil di angka 19%, tetapi rasio pinjaman terhadap simpanan (LDR) di seluruh industri tetap tinggi di angka 106%.

Rasio ekuitas berwujud terhadap total aset berwujud (TCE/TA) di seluruh industri tetap tidak berubah dari kuartal sebelumnya di angka 8,8%, yang menunjukkan bahwa potensi peningkatan modal masih terbatas.

Yang perlu diperhatikan, Rasio Cakupan Masa Pinjaman (Loan Life Coverage Ratio/LLCR) di seluruh industri mencapai 83%, tetapi banyak bank kecil dan menengah masih berada di bawah rata-rata ini, sehingga meningkatkan risiko jika solusi tepat waktu tidak diterapkan.

"Sistem perbankan Vietnam dalam sembilan bulan pertama tahun 2024 menunjukkan gambaran yang beragam: stabil di bawah tekanan dan berupaya beradaptasi dengan tantangan baru. Dalam konteks ini, koordinasi antara kebijakan regulasi dan kemampuan manajemen risiko akan menentukan keberhasilan dalam melindungi kepentingan sistem keuangan dan mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan," - demikian kesimpulan laporan VIS Rating.



Sumber: https://nhandan.vn/ngan-hang-viet-nam-2024-on-dinh-truc-ap-luc-no-luc-de-vuon-len-post847471.html

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Sungai di desa

Sungai di desa

Bertemu di tempat tujuan.

Bertemu di tempat tujuan.

Selamat Hari Reunifikasi

Selamat Hari Reunifikasi