Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Osimhen menangis.

Pada dini hari tanggal 11 Maret, Victor Osimhen menangis sebelum dimulainya pertandingan melawan Liverpool di babak 16 besar Liga Champions ketika para penggemar Galatasaray memberikan penghormatan yang menyentuh hati kepadanya.

ZNewsZNews10/03/2026

Osimhen anh 1

Gambar itu membuat Osimhen menangis.

Sebelum kick-off di Rams Park, para penggemar Galatasaray menampilkan tifo raksasa yang menampilkan potret Osimhen bersama mendiang ibunya, dengan pesan: "Kita adalah keluarga dan keluarga adalah segalanya." Gambar itu membuat striker Nigeria itu meneteskan air mata saat ia berjalan ke lapangan untuk mengikuti formalitas pra-pertandingan.

Osimhen berdiri di samping rekan-rekan setimnya dengan mata merah. Gelandang Lucas Torreira harus menghampirinya untuk menghibur sebelum ia berjabat tangan dengan para pemain Liverpool. Momen emosional itu membuat suasana di Rams Park semakin istimewa.

Galatasaray kemudian menang 1-0 melawan Liverpool berkat gol tunggal dari Mario Lemina, memberi mereka keuntungan penting menjelang leg kedua di Anfield.

Kisah di balik air mata Osimhen adalah perjalanan berat dalam mengatasi kemiskinan. Striker berusia 27 tahun itu pernah menceritakan keterkejutannya kehilangan ibunya di usia yang sangat muda: "Saudara laki-laki saya menelepon dari rumah untuk mengatakan bahwa Ibu sedang tidur dan tidak akan pernah bangun lagi. Itu adalah periode yang sangat sulit bagi keluarga saya."

Tumbuh besar di permukiman kumuh Olusosun di sebelah tempat pembuangan sampah besar di Lagos, Nigeria, Osimhen dan enam saudara kandungnya hidup berdesakan di sebuah ruangan kecil. Karena kemiskinan mereka, Osimhen harus memungut sepatu sepak bola di tempat pembuangan sampah, menjual air di sudut jalan, dan melakukan banyak pekerjaan berbahaya untuk membantu menghidupi keluarganya.

Dia menceritakan kembali kenangan yang memilukan tentang pemilik rumah yang memutus aliran listrik karena dia tidak mampu membayar sewa: "Kami duduk di ruangan yang gelap gulita, tujuh orang berdesakan di satu tempat. Saya pergi keluar, duduk di tepi parit, dan menangis tersedu-sedu, bertanya-tanya mengapa seorang anak harus menjalani kehidupan seperti itu."

Dari tidur di gereja-gereja, bocah miskin dari Lagos itu bangkit menjadi bintang sepak bola. Dan di Rams Park, rasa terima kasih para penggemar Galatasaray menyentuh kenangan terdalam di hati Osimhen.

Mengapa para penggemar menantikan Manchester United di Liga Champions? Dengan sejarah mereka, basis penggemar yang besar, dan malam-malam Eropa yang penuh emosi, Manchester United selalu menjadi nama yang membuat Liga Champions lebih menarik untuk ditonton.

Sumber: https://znews.vn/osimhen-khoc-post1633977.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Saksikan para nelayan menarik jaring pukat mereka di pantai Man Thai di Da Nang.

Saksikan para nelayan menarik jaring pukat mereka di pantai Man Thai di Da Nang.

Warna-warna Thu Thiem 2

Warna-warna Thu Thiem 2

kehidupan sehari-hari

kehidupan sehari-hari