![]() |
Palmer dilaporkan sangat ingin bergabung dengan Manchester United. |
Menurut media Inggris, pemain berusia 23 tahun itu secara bertahap merasa kehilangan arah di Stamford Bridge setelah musim yang penuh gejolak. Sumber-sumber mengindikasikan bahwa Palmer bersedia mendengarkan tawaran dari Manchester United, tim yang ia kagumi sejak kecil.
Namun, Manchester United saat ini memprioritaskan penguatan lini tengah dan posisi bek kiri mereka, daripada memfokuskan upaya mereka pada transfer ini. Sebaliknya, Chelsea mengambil sikap tegas. Klub London itu menganggap Palmer tak tergantikan dan memiliki keuntungan signifikan karena kontraknya masih tersisa tujuh tahun.
Bergabung dengan Chelsea dari Man City dengan harga £42,5 juta pada tahun 2023, Palmer bersinar dengan 38 gol dalam dua musim pertamanya. Namun, performanya musim ini sangat terpengaruh oleh cedera dan perubahan taktik yang terus-menerus.
Selain itu, kepindahan Nicolas Jackson ke Bayern Munich dengan status pinjaman juga membuat Palmer tidak senang. Gangguan pada skuad dan cara tim bermain diyakini sebagai alasan mengapa gelandang Inggris itu tidak ingin bertahan lama di Chelsea.
Situasi di Stamford Bridge juga tidak jauh lebih baik. Tim asuhan Liam Rosenior tersingkir dari Liga Champions dan saat ini berada di peringkat keenam Liga Premier setelah dua kekalahan beruntun melawan Newcastle dan Everton.
Tidak hanya Palmer, tetapi ada juga tanda-tanda ketidakstabilan di dalam Chelsea karena Enzo Fernandez juga bersikap ambigu tentang masa depannya. Ketika ditanya tentang kemungkinan untuk terus bersama klub, gelandang Argentina itu memberikan jawaban yang mengelak: "Saya tidak tahu. Musim masih berlangsung, dan kita lihat saja apa yang terjadi."
Sumber: https://znews.vn/palmer-ra-quyet-dinh-voi-mu-post1638839.html







Komentar (0)