![]() |
| Individu obesitas dengan lingkar pinggang besar mungkin menghadapi risiko lebih tinggi penumpukan lemak visceral. (Gambar ilustrasi dibuat oleh AI) |
Obesitas adalah gangguan metabolisme yang kompleks, yang dinilai tidak hanya berdasarkan BMI tetapi juga bergantung pada bagaimana lemak didistribusikan dalam tubuh. Lemak visceral, jenis lemak yang mengelilingi organ-organ seperti hati dan jantung, dianggap paling berbahaya karena secara langsung terkait dengan penyakit kardiovaskular, diabetes tipe 2, dan sindrom metabolik.
Dr. Fatima Cody Stanford, seorang ahli endokrinologi di Harvard Medical School, mengatakan bahwa tidak semua bentuk obesitas membawa risiko yang sama. Distribusi lemak adalah faktor penting yang menentukan kesehatan dan pilihan pengobatan.
Obesitas berbentuk apel
Ini adalah tipe umum, ditandai dengan penumpukan lemak di perut, dada, dan tubuh bagian atas. Orang dengan lingkar pinggang besar sering termasuk dalam kategori ini, bahkan jika berat badan mereka tidak terlalu tinggi.
Lemak perut terutama terdiri dari lemak visceral, yang memiliki potensi peradangan dan gangguan metabolisme yang lebih besar dibandingkan dengan lemak subkutan. Profesor Robert H. Eckel, seorang ahli jantung dan spesialis metabolisme di Universitas Colorado, menyatakan bahwa jenis obesitas ini menimbulkan risiko tertinggi untuk penyakit kardiovaskular dan diabetes.
Untuk mengurangi lemak perut, pasien perlu mengurangi gula, karbohidrat olahan, dan minuman manis, sambil meningkatkan asupan serat dan protein tanpa lemak. Latihan kardio intensitas sedang hingga tinggi seperti jalan cepat, jogging, bersepeda, atau HIIT efektif dalam mengurangi lemak visceral. Selain itu, tidur yang cukup dan mengelola stres juga sangat penting, karena hormon kortisol dapat mendorong penumpukan lemak di area perut.
Obesitas berbentuk buah pir
Tipe ini lebih umum terjadi pada wanita, dengan penumpukan lemak di pinggul, paha, dan bokong. Ini terutama lemak subkutan, kurang terkait dengan penyakit kardiovaskular, tetapi dapat memengaruhi mobilitas dan sirkulasi.
Dr. Anne L. Peters, seorang ahli endokrinologi di Universitas Southern California, mengatakan bahwa lemak tubuh bagian bawah seringkali lebih sulit untuk dihilangkan karena kurang sensitif terhadap proses pembakaran energi.
Individu dalam kelompok ini sebaiknya menggabungkan latihan penguatan tubuh bagian bawah seperti squat dan lunge dengan latihan kardio untuk meningkatkan pengeluaran energi. Dari segi nutrisi, mereka harus menjaga pola makan seimbang yang kaya protein untuk mempertahankan massa otot dan mendukung metabolisme. Membatasi duduk terlalu lama dan meningkatkan aktivitas fisik harian juga akan membantu mengurangi penumpukan lemak.
Obesitas campuran
Ini adalah kondisi di mana lemak terdistribusi secara relatif merata di seluruh tubuh, yang umumnya terlihat pada orang yang telah mengalami obesitas dalam waktu lama atau yang mengalami peningkatan berat badan berkepanjangan.
Kelompok ini berisiko tinggi mengalami berbagai kondisi seperti hipertensi, penyakit hati berlemak, dan dislipidemia. Dr. Louis J. Aronne, 66 tahun, Direktur Pusat Manajemen Berat Badan di Weill Cornell Medicine, merekomendasikan agar pasien menargetkan penurunan berat badan sebesar 5-10% dari berat badan awal mereka dalam beberapa bulan pertama untuk melihat peningkatan kesehatan yang nyata.
Strategi yang efektif melibatkan kombinasi diet rendah kalori yang masuk akal, olahraga teratur, dan pemantauan medis. Dalam beberapa kasus, pasien mungkin memerlukan pengobatan atau perawatan yang lebih intensif di bawah bimbingan dokter.
Bukan hanya BMI, lingkar pinggang juga menentukan risiko.
Banyak orang dengan berat badan normal tetapi lingkar pinggang besar masih menghadapi risiko tinggi penumpukan lemak visceral. Oleh karena itu, para ahli merekomendasikan pemantauan lingkar pinggang selain berat badan untuk menilai kondisi tubuh secara akurat.
Memahami jenis obesitas spesifik Anda tidak hanya membantu dalam memilih metode penurunan lemak yang tepat, tetapi juga meningkatkan kemungkinan mempertahankan hasil jangka panjang. Obesitas adalah kondisi kronis yang perlu dikelola melalui gaya hidup sehat , bukan solusi jangka pendek.
Sumber: https://baoquocte.vn/phan-loai-3-dang-beo-phi-va-cach-phong-tranh-dieu-tri-371657.html









