
Letnan Jenderal, Profesor, dan Dokter Nguyen Xuan Yem menekankan bahwa merawat lansia bukan lagi sekadar masalah kesejahteraan, tetapi terkait langsung dengan tujuan menjamin keamanan manusia.
Pada konferensi tersebut, Letnan Jenderal, Profesor Dr. Nguyen Xuan Yem, Direktur Institut Keamanan Non-Tradisional, Fakultas Manajemen dan Bisnis, Universitas Nasional Vietnam, Hanoi, menyatakan bahwa Vietnam saat ini memiliki sekitar 17 juta lansia. Kelompok ini memiliki pengalaman dan pengetahuan yang signifikan, tetapi juga menimbulkan kebutuhan mendesak akan layanan kesehatan, jaminan sosial, dan peningkatan peran mereka dalam pembangunan sosial-ekonomi .
Menurutnya, merawat lansia bukan lagi sekadar masalah kesejahteraan, tetapi terkait langsung dengan tujuan menjamin keamanan manusia. Bersamaan dengan perawatan kesehatan, menyempurnakan mekanisme untuk memungkinkan para profesional lansia terus berpartisipasi dalam konsultasi, manajemen, dan berkontribusi kepada masyarakat juga merupakan kebutuhan strategis.
Kolaborasi multidisiplin membentuk ekosistem untuk perawatan lansia.
Salah satu fokus utama konferensi ini adalah membangun model kolaborasi antara sekolah, lembaga penelitian, bisnis, dan masyarakat.
Profesor Hoang Dinh Phi, Rektor Sekolah Manajemen dan Bisnis, Universitas Nasional Vietnam, Hanoi, percaya bahwa menghubungkan berbagai bidang akan membantu memperpendek kesenjangan antara penelitian dan aplikasi praktis. Dengan demikian, hasil ilmiah di bidang perawatan kesehatan , keperawatan, manajemen, dan teknologi dapat dengan cepat diubah menjadi produk, layanan, dan model perawatan yang sesuai.
Menurut pendekatan ini, perawatan lansia harus dipandang sebagai ekosistem holistik, yang mencakup pelatihan tenaga kerja, keperawatan, rehabilitasi, konseling kesehatan, dan dukungan kesehatan mental.

Profesor Hoang Dinh Phi percaya bahwa menghubungkan berbagai bidang akan membantu memperpendek kesenjangan antara penelitian dan penerapan praktis.
Memperluas layanan perawatan di rumah dan transformasi digital untuk beradaptasi dengan masyarakat yang menua.
Berdasarkan pengalaman praktis, banyak yang percaya bahwa kebutuhan para lansia semakin beragam, sehingga membutuhkan model perawatan yang lebih fleksibel.
Bapak Nguyen Van Thiet, anggota Komite Pengarah Klub Thang Long, mengusulkan perluasan bentuk-bentuk perawatan kesehatan dan dukungan hidup di rumah, khususnya bagi para lansia yang tinggal sendirian atau memiliki keterbatasan mobilitas.
Dari perspektif ekonomi dan kebijakan, Dr. Nguyen Minh Phong percaya bahwa Vietnam perlu secara proaktif mempersiapkan diri sejak dini sebelum memasuki fase populasi lanjut usia. Menurutnya, model kolaborasi antara lembaga pelatihan, layanan kesehatan, dan dunia usaha tidak hanya berkontribusi dalam menyelesaikan masalah perawatan lansia, tetapi juga menciptakan landasan bagi pembangunan sosial yang berkelanjutan.
Mengingat laju penuaan penduduk yang semakin cepat, membangun model kolaboratif untuk perawatan lansia bukan lagi semata-mata tanggung jawab sektor kesehatan atau kesejahteraan sosial. Ketika negara, lembaga pendidikan, bisnis, dan masyarakat berpartisipasi, ekosistem perawatan lansia akan menjadi fondasi penting untuk memastikan keamanan manusia dan beradaptasi dengan tantangan keamanan non-tradisional.
Thu Trang
Sumber: https://baochinhphu.vn/phat-develop-model-of-linking-care-for-the-elderly-102260523221842522.htm











Komentar (0)