Pemikiran baru akan menciptakan nilai-nilai baru; kreativitas sangat penting di bidang apa pun, terutama di bidang sastra. Melalui hal ini, kita dapat menilai kemampuan dan pemikiran siswa. Kita dapat lebih memahami apa yang dipikirkan dan dicita-citakan generasi muda saat ini di masa depan. Menggunakan karya sastra baru sebagai bahan ujian yang mengandung kualitas dan makna positif, terutama yang memiliki nilai pendidikan tinggi, sangat dianjurkan dan diperlukan.
Kami sangat memuji sektor pendidikan nasional karena memulai pada tahun 2025, ketika para guru tidak lagi menggunakan materi buku teks untuk membuat soal ujian kelulusan SMA mata pelajaran sastra. Siswa yang mengikuti ujian akan telah dibekali dengan pengetahuan dan metode dasar oleh sekolah dan guru mereka untuk diterapkan pada situasi dunia nyata apa pun, tanpa mengikuti model yang telah ditentukan sebelumnya.
Emosi yang tulus adalah jiwa dan jantung sebuah karya tulis. Orang yang bahagia adalah orang yang menghargai keindahan dan seni. Sastra bertujuan untuk nilai-nilai luhur kebenaran, kebaikan, dan keindahan, serta nilai-nilai sejarah, budaya, seni, dan moral. Oleh karena itu, fleksibilitas dalam metode pengajaran sangat penting. Inilah misi untuk mewujudkan pendidikan baru bagi sektor pendidikan secara umum, bagi sekolah, dan khususnya bagi para guru.
Perkembangan siswa akan menjadi holistik dalam hal intelektual, spiritual, dan emosional. Setiap generasi siswa akan memiliki fondasi batin yang kokoh yang mampu belajar dengan baik, berpikir dengan baik, dan lebih mencintai pembelajaran. Melalui ini, mereka akan belajar bagaimana mendekati soal ujian, terlibat dengan karya sastra, dan menguasai teknik penulisan kreatif, sehingga mereka mampu menulis esai yang unggul dan benar sendiri, alih-alih hanya menghafal dan menyalin ide orang lain (contoh esai yang telah mereka pelajari). Membangun sistem pendidikan dan sekolah menjadi lingkungan pedagogis yang sehat yang mendorong pembelajaran, penulisan, dan keterampilan kreatif adalah metode pendidikan terbaik dan paling efektif untuk generasi muda saat ini.
Pemikiran baru akan menciptakan nilai-nilai baru, yang merupakan sesuatu yang harus dihargai dan merupakan keterampilan terbaik untuk dikembangkan dalam pembelajaran siswa. Perlu juga ditambahkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, beberapa sekolah khusus sastra, sekolah menengah atas, dan dinas pendidikan provinsi dan kota telah menggunakan karya sastra baru sebagai soal ujian. Dengan demikian, soal ujian sastra mulai mengambil pendekatan yang sangat menarik dan terbuka, mencerminkan kreativitas guru – mereka yang membuat soal tersebut. Oleh karena itu, siswa memiliki lebih banyak "ruang" untuk mengekspresikan kemampuan, ide, dan keterampilan menulis mereka. Secara khusus, teks yang dipilih sebagai bahan ujian sangat mendalam, menghargai makna indah dan kemanusiaan dalam kehidupan.
Memprioritaskan kemajuan intelektual dalam pembelajaran sangat penting untuk perkembangan siswa yang berkelanjutan, dan ini adalah misi sistem pendidikan nasional dan sekolah kita saat ini. Yang penting, fakta bahwa struktur ujian tetap tidak berubah juga merupakan keuntungan bagi siswa. Oleh karena itu, siswa harus selalu mematuhi struktur ujian, yang membantu mereka dengan cepat mensintesis dan menghafal pengetahuan, sehingga mereka dapat berprestasi paling efektif dalam ujian.
Sumber: https://nld.com.vn/phat-trien-tu-duy-trong-de-thi-van-196250401201605552.htm






Komentar (0)