Kami bertemu melalui hal-hal sederhana.
“Kami tidak memprioritaskan skala; kami hanya berharap dapat menciptakan ruang untuk terhubung,” ujar Ibu Pham Quoc Phuong My, Ketua Asosiasi Pengusaha Wanita di wilayah selatan provinsi Khanh Hoa , saat pasar mulai menarik banyak pengunjung. Menurutnya, ini adalah pasar pertama sejenisnya, yang diselenggarakan sebagai cara bagi para anggota untuk memamerkan produk mereka dan menyebarkan semangat konsumsi yang bertanggung jawab. Jika berhasil, model ini akan dipertahankan setiap bulan, menjadi tempat pertemuan yang akrab.
|
Area Pasar Hijau menarik banyak orang yang datang berkunjung dan membeli produk pertanian serta makanan khas lokal. |
Dengan hanya delapan kios yang menawarkan hampir 50 produk, setiap kios mengungkapkan sekilas pandangan unik tentang produksi dan gaya hidup lokal. Di sana, para penjual tidak hanya menjual barang; mereka berbagi seluruh perjalanan kerajinan mereka.
Kios Ibu Chau (merek Xứ Phan) tertata rapi dengan produk-produk seperti saus ikan, bakso ikan, bawang bombai, dan bawang putih – produk-produk yang familiar di wilayah yang cerah dan berangin ini. Tanpa iklan yang berlebihan, ia dengan sederhana dan lembut menceritakan kisah bagaimana ia melestarikan keahlian dan cita rasa produknya. Pembeli mendengarkan, mengajukan beberapa pertanyaan lagi, dan kemudian mengangguk setuju sebelum memilih barang mereka. Proses jual beli berlangsung alami, lebih seperti percakapan daripada transaksi. "Di sini, saya bisa bertanya langsung kepada produsen, jadi saya merasa lebih aman," ujar Ibu Nguyen Thi Lan (kelurahan Bao An) sambil memilih produknya.
|
Sayuran dan buah-buahan segar dipajang, menciptakan suasana ramah konsumen di pasar tersebut. |
|
Anggur, buah-buahan, dan produk pertanian lokal dikemas dan dijual, memenuhi kebutuhan belanja yang praktis bagi penduduk setempat dan wisatawan. |
Sudut kecil lainnya menarik banyak pembeli: keranjang berisi mentimun, tomat, dan hasil bumi lainnya, masing-masing dengan catatan yang bertuliskan: "Seluruh hasil penjualan akan disumbangkan untuk mendukung anak-anak kurang mampu." Namun, barang-barang sederhana ini membuat orang berhenti lebih lama dan berpikir lebih dalam.
Di pasar ini, setiap produk tampaknya memiliki lapisan makna tambahan. Pembeli tidak hanya membawa pulang makanan, tetapi juga membawa serta perasaan bahwa mereka telah memberikan sedikit kontribusi untuk sesuatu yang baik. Bapak Tran Minh Hoang, seorang turis dari Kota Ho Chi Minh , berkata: "Saya mampir karena penasaran, tetapi tinggal lebih lama karena perasaan yang saya rasakan: Membeli barang untuk berkontribusi kepada masyarakat."
|
Para penjual dan pembeli mengobrol dan bertukar produk lokal sederhana, menciptakan suasana hangat dan ramah di Pasar Hijau. |
Menurut penyelenggara, sebagian dari hasil penjualan pasar akan disumbangkan untuk mendukung anak-anak di Pusat Pengembangan Pendidikan Inklusif Provinsi Khanh Hoa, menjelang Hari Penyandang Disabilitas Vietnam (18 April). Kegiatan ini dilakukan secara terbuka dan transparan, membangun kepercayaan di antara para peserta.
Kejelasan inilah yang membuat tindakan kecil menjadi sangat berarti. Sekantong sayuran, sebotol saus ikan, atau beberapa kilogram buah… bukan lagi sekadar komoditas, tetapi menjadi "jembatan" yang menghubungkan hati.
Mempromosikan gaya hidup ramah lingkungan.
Bagi para penyelenggara, pasar pertama bukanlah tujuan akhir, melainkan hanya titik awal. “Kami berharap ini menjadi ruang di mana konsumen dapat menemukan produk yang aman, dan produsen dapat terhubung dengan pelanggan dengan cara yang paling intim,” kata Ibu Pham Quoc Phuong My. Alih-alih mengejar skala atau kuantitas, model ini bertujuan untuk keberlanjutan: menjaga keteraturan dan berkembang perlahan namun pasti. Di sana, pembeli memiliki pilihan yang lebih andal; penjual memiliki lebih banyak peluang untuk berkembang; dan komunitas diperkaya oleh nilai-nilai positif yang terakumulasi dari waktu ke waktu.
|
Warga setempat melihat-lihat dan memilih produk pertanian bersih serta makanan khas lokal di ruang terbuka hijau pasar akhir pekan. |
Saat matahari semakin tinggi, pasar perlahan tutup, hanya sedikit pelanggan, tetapi kenangan tetap terpatri. Terasa hangat setelah pertemuan yang bermakna. Dari pasar kecil, hal-hal yang tampaknya sederhana menginspirasi sebuah gaya hidup: konsumsi yang lebih bertanggung jawab, produksi yang lebih terhubung dengan komunitas, dan berbagi dengan cara yang paling alami.
Mungkin aspek berharga dari pasar ini bukan terletak pada skala atau keuntungannya, tetapi pada cara pasar ini menabur benih kebaikan – benih yang kemudian diam-diam tumbuh dan menyebar dalam kehidupan sehari-hari.
ANAK MUDA
Sumber: https://baokhanhhoa.vn/xa-hoi/202604/phien-cho-xanh-gieo-mam-tu-te-d31105c/











Komentar (0)