Menghadirkan kembali alur sejarah nasional melalui 50 pertunjukan tari.

Pada tanggal 9 Februari, Asosiasi Seniman Tari Vietnam mengumumkan proyek film tari spesial "Legenda Vietnam". Proyek ini, yang mempromosikan seni tari, dipelopori oleh Asosiasi Seniman Tari Vietnam; Seniman Rakyat Pham Anh Phuong bertanggung jawab atas pengarahan artistik; dan sutradara serta koreografer Tuyet Minh bertanggung jawab atas produksinya.
"Legenda Vietnam" adalah perpaduan terpadu dari 50 karya tari representatif oleh generasi koreografer yang telah berkontribusi dan mengiringi sejarah bangsa dan semangat zaman dalam 50 tahun sejak reunifikasi negara (dari tahun 1975 hingga sekarang), yang mencerminkan alur sejarah, budaya, dan karakter nasional Vietnam melalui lensa legenda.

Mengenai pelaksanaan proyek ini, Dr. Pham Anh Phuong, Seniman Rakyat dan Presiden Asosiasi Seniman Tari Vietnam, mengatakan bahwa melalui "Legenda Vietnam," Asosiasi Seniman Tari Vietnam bertujuan untuk menciptakan produk seni yang autentik, sebuah tempat di mana pesan-pesan terdalam dari para seniman tari di seluruh negeri bertemu dan disampaikan. Ini bukan hanya produk seni tetapi juga pesan bersama dari para seniman tari di seluruh negeri untuk merayakan keberhasilan Kongres Nasional Partai ke-14 dan untuk menantikan Kongres Asosiasi Seniman Tari Vietnam.

Menurut Seniman Rakyat Pham Anh Phuong: "Film tari ini mencerminkan momen-momen penting dalam sejarah panjang bangsa. Meskipun kita tidak dapat mencakup setiap periode waktu, kita telah memilih peristiwa dan citra simbolis untuk diungkapkan secara gamblang melalui bahasa tari. Karya ini diharapkan dapat berkontribusi dalam memperkenalkan seni tari Vietnam kepada khalayak yang lebih luas."
Tantangan terbesar bagi tim adalah menghubungkan 50 karya yang dibuat pada waktu yang berbeda menjadi sebuah cerita yang utuh. Semua karya tersebut telah memenangkan penghargaan profesional tingkat tinggi seperti Medali Emas, Medali Perak, Hadiah A, Hadiah B, serta beberapa karya baru yang sesuai dengan isi dan semangat film tersebut.
Sutradara Tuyet Minh memilih arus sejarah dan budaya sebagai benang merah pemersatu. Pertunjukan-pertunjukan disusun sesuai dengan struktur naratif, dipadukan dengan kreasi-kreasi baru untuk menciptakan ritme sinematik. Pendekatan ini membantu film tersebut mempertahankan semangat aslinya sekaligus mencerminkan semangat masa kini.
Menurut Asosiasi Seniman Tari Vietnam, pembuatan film juga merupakan solusi untuk kondisi produksi teater saat ini. Alih-alih menggelar pertunjukan berskala besar, film memungkinkan berkumpulnya banyak seniman dari berbagai daerah dan generasi tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Pada saat yang sama, platform digital membantu karya tersebut menjangkau khalayak yang lebih luas, mulai dari penggemar seni yang serius hingga penonton muda.
Cita-cita untuk membawa tari ke tingkat yang lebih tinggi.

Mengambil peran utama dalam proyek ini, sutradara dan koreografer Tuyet Minh memulai sebuah "ekspedisi artistik"—menerjemahkan semangat dari 50 karya tari ke dalam bahasa sinema. Koreografer perempuan ini bekerja di balik kamera dan secara langsung muncul dalam film sebagai "narator" melalui tubuhnya, menciptakan jembatan antara masa lalu dan masa kini.
Selama lebih dari dua bulan pengambilan gambar, kru terus menerus melakukan perjalanan melalui banyak tempat terkenal di Hanoi , Son La, Hai Phong, Quang Ninh, Ninh Binh, Quang Tri, Da Nang… untuk menghadirkan cuplikan indah tentang negara dan seninya kepada penonton. Sutradara Tuyet Minh berbagi: “Ketika legenda Vietnam diceritakan melalui detak jantung para penari, setiap bingkai berisi kecintaan pada profesi dan dedikasi. Kami ingin sejarah dihidupkan melalui emosi, sehingga penonton dapat melihat diri mereka sendiri di dalamnya.”

Film ini menggunakan gerakan tubuh murni, meminimalkan efek khusus untuk menyoroti kekuatan ekspresif tarian. Dari ritual kuno hingga citra anggun seorang wanita, dari langkah-langkah heroik di medan perang hingga momen-momen kehidupan sehari-hari, semuanya menyatu menjadi gambaran yang kaya akan emosi. Melalui ini, sutradara menyampaikan pesan: "Tarian adalah jiwa bangsa, yang disaring melalui ribuan tahun peradaban. Dari jiwa dan gerakan seniman, halaman-halaman legenda dihidupkan kembali, membangkitkan kebanggaan akan akar kita."

Menurut koreografer Tuyet Minh, proyek "Legenda Vietnam" bertujuan untuk tiga hal: melestarikan esensi dari 50 karya tari yang diciptakan setelah tahun 1975 sebagai "perpustakaan artistik"; mengatasi keterbatasan pendanaan dan kondisi pertunjukan melalui pembuatan film; dan memanfaatkan ruang digital untuk menjangkau khalayak yang lebih luas. "Film memungkinkan kita untuk menyatukan banyak generasi seniman tanpa dibatasi oleh panggung. Karya tersebut dapat menjangkau penonton di mana saja, hanya dengan satu sentuhan," ujar koreografer Tuyet Minh.
Melalui penceritaan sinematik dan platform digital, "Vietnamese Legends" membuka peluang bagi seni tari untuk melampaui ruang teater dan menjangkau khalayak yang lebih luas, terutama kaum muda. Karya ini diharapkan menjadi tonggak sejarah baru, berkontribusi pada pelestarian warisan budaya dan membangkitkan kecintaan terhadap budaya nasional di awal tahun baru.
Sumber: https://hanoimoi.vn/phim-mua-huyen-su-viet-chieu-tet-det-buc-tranh-tinh-hoa-dan-toc-qua-nghe-thuat-mua-732934.html






Komentar (0)