Peluang bagi pendatang baru
Lebih dari 1.200 lamaran diajukan untuk audisi film "Red Land" (disutradarai oleh Le Van Kiet). Banyak wajah familiar seperti Lam Thanh My, Dinh Khang, Hao Khang, Huynh Thanh Truc... hadir di audisi langsung. Produser Hoang Quan mengatakan: “Dukungan dari aktor-aktor terkenal sangat berharga, tetapi untuk film ini, harapan terbesar kami adalah menemukan aktris yang cocok dengan citra tokoh utama Vo Thi Sau, bukan bintang box office. Baik itu wajah baru atau seseorang yang sudah sangat dikenal, kesesuaian dengan peran adalah prioritas utama.”

Saat ini, proyek-proyek film besar Vietnam seperti "Saigon Female Commandos," "Close to Death," "Fire Zone," dan "Turbulent Times" semuanya aktif merekrut kandidat yang sesuai (casting). Untuk proyek berskala besar, proses casting dapat berlangsung selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Ribuan pelamar berpartisipasi sebelum menemukan orang yang tepat. "Flip Face 8" (disutradarai oleh Ly Hai) pernah mencetak rekor dengan menarik lebih dari 5.000 orang untuk mengikuti audisi casting-nya.
Kesamaan dalam proses casting saat ini adalah ketelitian dan keseriusan. Untuk mendapatkan peran, banyak aktor menjalani 4-5 tahap casting, diikuti dengan pelatihan tatap muka selama berbulan-bulan sebelum syuting dimulai.
Menurut perwakilan tim produksi "Last Empress" (disutradarai oleh Bao Nhan - Namcito), para aktor yang terpilih, selain mengikuti sesi pelatihan akting, juga harus berpartisipasi dalam pelatihan etiket dan keterampilan istana selama berbulan-bulan. Demikian pula, dalam "Underground Tunnels: The Sun in the Darkness" (disutradarai oleh Bui Thac Chuyen) dan "Southern Forest Land" (disutradarai oleh Nguyen Quang Dung), para aktor juga menjalani kursus pelatihan yang ketat dan khusus yang berlangsung selama berbulan-bulan.
Industri perfilman Vietnam juga menunjukkan tanda-tanda positif: film tanpa bintang besar pun masih bisa meraih kesuksesan di box office. Perubahan ini telah membantu aktor muda mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan bakat mereka, menghindari kesulitan yang mereka hadapi sebelumnya dalam mendapatkan peran.
Sutradara Nguyen Phan Quang Binh menyatakan: “Sebelumnya, pemilihan pemeran memprioritaskan aktor yang dapat menarik penonton ke teater, tetapi sekarang yang terpenting adalah kemampuan untuk menghayati karakter dan memberikan penampilan yang realistis dan kaya emosi. Oleh karena itu, ketika mencari aktor untuk 'The Guardian of the Spirits: The Mystery of King Dinh's Tomb,' saya menyambut pendatang baru dan bintang mapan dengan setara.”
Reputasi pribadi menentukan peran yang akan didapatkan.
Selain kemampuan akting dan penampilan, aktor saat ini juga membutuhkan banyak soft skill lainnya: bela diri, tari, menyanyi, bermain alat musik, olahraga , dan lain-lain. Secara khusus, banyak tim produksi bahkan memasukkan kehidupan pribadi aktor dalam kriteria casting untuk meminimalkan risiko, karena jika seorang aktor terlibat dalam skandal kecil, hal itu dapat menciptakan gelombang protes dan boikot dari komunitas online, yang berdampak negatif pada seluruh proyek.
Perwakilan dari tim produksi film "Tay Son Seven Tiger Generals" menyampaikan bahwa banyak karakter dalam film tersebut terkait dengan pahlawan nasional dalam sejarah, sehingga kehidupan pribadi para aktor mendapat perhatian khusus. Produser Hoang Quan setuju, menyatakan bahwa untuk film yang melibatkan tokoh-tokoh heroik dan unsur-unsur sejarah, kehidupan pribadi para aktor harus diprioritaskan. Ia berpendapat bahwa jika seorang aktor memerankan karakter yang baik tetapi kehidupan pribadinya tidak sesuai, akan sulit bagi penonton untuk menerima penggambaran tersebut.
"Hanya satu kata atau tindakan yang tidak pantas, dan dalam hitungan menit seluruh negeri mengetahuinya, menyebabkan konsekuensi yang sangat serius. Itulah mengapa aktor yang telah memutuskan untuk menempuh jalur ini harus mempertimbangkan menjaga citra pribadi mereka sebagai faktor penting. Perusahaan produksi seperti kami juga memperketat kriteria kami terkait privasi pribadi saat memilih aktor, karena seketat apa pun kontraknya, ketika terjadi insiden, kerugian besar tidak dapat dihindari," kata produser Hoang Quan.
Meningkatnya ketelitian kru film dalam pemilihan pemain menunjukkan bahwa perfilman Vietnam memasuki fase yang lebih profesional, di mana sebuah peran tidak hanya didasarkan pada ketenaran tetapi juga pada kemampuan, kesesuaian dengan karakter, dan reputasi profesional. Ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi aktor muda yang serius untuk membuktikan diri.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/phim-viet-khat-nguoi-hop-vai-post856814.html






