Kementerian Pendidikan dan Pelatihan mengumumkan pembagian nilai mata pelajaran Sejarah pada pagi hari tanggal 1 Juli.
Ini adalah mata kuliah pilihan dengan jumlah kandidat terdaftar terbanyak, dengan hampir 581.000 mahasiswa, yang mewakili hampir 50% dari total jumlah kandidat yang mengikuti ujian.
Jumlah ini meningkat lebih dari 71.000 kandidat dibandingkan tahun lalu.
Nilai rata-rata untuk mata pelajaran Sejarah tahun ini adalah 6,19, 0,33 poin lebih rendah dari tahun lalu.
Secara nasional, hampir 26% lembar ujian mendapat nilai di bawah rata-rata, sementara lebih dari 35% mendapat nilai 7 poin atau lebih tinggi.
Secara khusus, hampir 2.500 lembar jawaban ujian memperoleh nilai sempurna 10 dalam mata pelajaran Sejarah, jumlah yang jauh lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.

Ujian Sejarah dalam Program Pendidikan Umum 2018 telah direstrukturisasi dengan 28 pertanyaan, menggantikan 40 pertanyaan sebelumnya. Ini termasuk 24 pertanyaan pilihan ganda dan 4 pertanyaan benar/salah, yang bertujuan untuk menilai kompetensi dan bukan sekadar menguji kemampuan menghafal pengetahuan.

Pada tahun 2025, nilai rata-rata untuk mata pelajaran Sejarah adalah 6,52, dengan lebih dari 1.500 siswa meraih nilai sempurna 10, dan hanya 2 siswa yang mendapat nilai 0.
Nilai rata-rata untuk mata pelajaran ini pada tahun 2024 juga tinggi, yaitu 6,57 poin.
Ujian kelulusan SMA tahun 2026 akan terdiri dari dua mata pelajaran wajib: Matematika dan Sastra. Selain itu, kandidat dapat memilih dua mata pelajaran dari berikut ini: Kimia, Fisika, Biologi, Geografi, Sejarah, Ekonomi dan Pendidikan Hukum, Informatika, Teknologi, dan Bahasa Asing untuk mengikuti ujian.

Menurut Kementerian Pendidikan dan Pelatihan, setelah hasil ujian diumumkan, para kandidat memiliki waktu 13 hari untuk mendaftarkan pilihan mereka, menyesuaikan, atau melengkapi pilihan aplikasi mereka, mulai tanggal 2 Juli hingga pukul 17.00 pada tanggal 14 Juli.
Sebelum pukul 17.00 pada tanggal 13 Agustus, universitas dan perguruan tinggi akan mengumumkan hasil putaran pertama penerimaan mahasiswa baru.
Semua kandidat, termasuk mereka yang melamar melalui jalur penerimaan langsung, harus mengkonfirmasi pendaftaran mereka dan harus mendaftar secara online melalui sistem dukungan penerimaan umum Kementerian Pendidikan dan Pelatihan atau Portal Layanan Publik Nasional.
Salah satu fitur baru yang penting dalam peraturan penerimaan universitas tahun 2026 adalah bahwa calon mahasiswa harus mencapai minimal 15 dari 30 poin dalam kombinasi tiga mata pelajaran pada ujian kelulusan sekolah menengah (atau nilai dalam Matematika, Sastra, dan satu mata pelajaran lain yang ditentukan) agar memenuhi syarat untuk masuk universitas.
Peraturan ini bertujuan untuk memastikan kualitas masukan bagi lembaga pelatihan.
Sumber: https://tienphong.vn/pho-diem-mon-lich-su-gan-2500-bai-thi-dat-diem-10-post1855791.tpo










