Pada penutupan perdagangan di New York, indeks komposit S&P 500 naik 45,65 poin (0,61%) menjadi 7.519,12, sementara indeks teknologi Nasdaq Composite melonjak 312,21 poin (1,19%) menjadi 26.656,18. Sebaliknya, indeks industri Dow Jones turun 118,02 poin (0,23%) menjadi 50.461,68.
Di Eropa, bursa utama mencatatkan hasil yang beragam. Indeks CAC 40 di Paris (Prancis) turun 1,0% menjadi 8.173,11 poin dan indeks DAX di Frankfurt (Jerman) turun 0,8% menjadi 25.184,89 poin. Sementara itu, indeks FTSE 100 di London (Inggris) naik tipis 0,2% menjadi 10.491,39 poin seiring kembalinya para pedagang setelah liburan panjang.
Pendorong utama pasar pada sesi ini adalah saham-saham semikonduktor yang diuntungkan dari permintaan AI. Misalnya, saham Micron melonjak 19%, mendorong kapitalisasi pasar perusahaan di atas $1 triliun untuk pertama kalinya setelah UBS menaikkan target harga saham dari $535 menjadi $1.625. Saham Qualcomm juga naik hampir 4,5% menyusul berita tentang kesepakatan untuk memasok chip ke ByteDance (perusahaan induk TikTok).
Kepercayaan pada gelombang AI juga mendorong investor untuk fokus pada penawaran umum perdana (IPO) perusahaan AI swasta terbesar, termasuk SpaceX.
Selain itu, sentimen pasar juga kembali tenang setelah Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengindikasikan bahwa kesepakatan dengan Teheran untuk menangguhkan konflik dapat tercapai dalam beberapa hari mendatang. Pada saat yang sama, kantor berita Iran Tasnim melaporkan bahwa Teheran berupaya untuk mencairkan aset senilai 24 miliar dolar AS yang dibekukan di luar negeri.
Indeks saham Nikkei 225 mencetak rekor tertinggi baru.
Pada pagi hari tanggal 27 Mei, indeks saham Nikkei 225 Jepang sempat naik lebih dari 2%, mencetak rekor tertinggi di atas 66.000 poin, dengan saham-saham teknologi utama mencatatkan kenaikan terkuat, mengikuti tren kenaikan di pasar saham AS pada malam sebelumnya.
Dalam 15 menit pertama perdagangan, indeks Nikkei 225 naik 1.160,35 poin, atau 1,79%, dari sesi sebelumnya, menjadi 66.156,44 poin.
Sementara itu, pada 26 Mei, saham-saham Jepang jatuh sejalan dengan tren regional, setelah aksi militer baru AS terhadap Iran mengurangi peluang tercapainya kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz. Pada penutupan perdagangan, indeks Nikkei 225 turun 0,3%, menjadi 64.996,09 poin.
Sumber: https://vtv.vn/pho-wall-lap-dinh-moi-nho-song-ai-100260527093832531.htm









Komentar (0)