Gaya ini dicirikan oleh keindahan elegannya yang dipadukan dengan kedekatan alamiah yang sederhana, mulai dari cahaya dan material hingga tekstur, warna, dan pola.




Lantai pertama merupakan ruang hunian bersama yang meliputi lobi, dapur dan ruang makan, ruang keluarga di samping tangga, dan ruang di bawah atrium.

Di apartemen ini, arsitek menggunakan warna hijau zaitun, putih, dan nuansa kayu alami untuk sebagian besar ruangan (kecuali kamar tidur anak-anak), menciptakan suasana yang cerah dan lapang.





Interior bergaya pedesaan sangat berfokus pada fungsionalitas sambil tetap mempertahankan nuansa klasik dengan detail dekoratif pada kaki, sudut, lis, atau pegangan. Keanggunan terletak pada desain dan kesederhanaan elemen dekoratif.







Ciri khas lain dari gaya ini adalah interior yang nyaman dengan beragam desain dan pola. Namun, semuanya tetap terpadu oleh warna atau tema. Pola-pola tersebut seringkali terinspirasi oleh alam, seperti bunga, daun, dan motif geometris.




Lantai kedua digunakan untuk kamar tidur dan kamar mandi pribadi. Lantai ini mencakup kamar tidur utama, kamar tidur kedua, dan kamar tidur anak.











Kamar tidur utama dan kamar tidur kedua didesain elegan dan nyaman dengan furnitur kayu dan material lembut seperti linen dan wol, dalam kombinasi warna biru, putih, dan kayu. Wallpaper bermotif bunga juga menjadi ciri khas gaya pedesaan.


Kamar tidur anak-anak, khususnya, didesain dengan skema warna merah muda dan wallpaper bermotif bunga kecil, menciptakan suasana yang lebih cerah dan lembut.

Tersedia ruang khusus untuk hewan peliharaan dan tanaman hijau, yang dilengkapi dengan air mancur klasik. Atap kaca memungkinkan sinar matahari mencapai area ini, sehingga menjamin kebersihan dan kesehatan.
Sumber: https://tienphong.vn/phong-cach-dong-que-phap-trong-can-ho-duplex-162m2-post1849884.tpo







