Hanya 10 hari sebelum ujian kelulusan SMA tahun 2026, sebuah kecelakaan lalu lintas mendadak menyebabkan LHTT, seorang siswa kelas 12 di SMA Hong Duc (kelurahan Buon Ma Thuot), mengalami patah tulang kemaluan kiri dan berbagai cedera lainnya.
Namun, terlepas dari rasa sakit yang dideritanya, siswa ini bertekad untuk mengikuti ujian penting dalam kehidupan studinya ini.

Di pusat ujian SMA Hong Duc, T. adalah salah satu kandidat khusus dalam ujian tahun ini. Karena cedera serius, ia ditugaskan untuk mengikuti ujian di ruangan terpisah dengan dukungan medis dan ujian yang memadai.
Sepanjang ujian, mahasiswi mengikuti ujian di atas tandu khusus. Pengawas dan supervisor ditempatkan sesuai peraturan untuk memastikan ujian dilaksanakan dengan aman, serius, objektif, dan sesuai dengan aturan.
Menurut pimpinan SMA Hong Duc, kecelakaan tersebut berdampak signifikan terhadap persiapan dan partisipasi T. dalam Ujian Kelulusan SMA .
"Pihak sekolah segera melaporkan insiden tersebut kepada Departemen Pendidikan dan Pelatihan untuk meminta rencana penyelenggaraan ujian yang sesuai guna menjamin hak-hak siswa," kata Bapak Nguyen Chon Uy, Kepala Sekolah Menengah Atas Hong Duc.

Setelah menerima informasi tersebut, Dinas Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Dak Lak segera melaporkan masalah tersebut dan meminta bimbingan dari Dinas Manajemen Mutu (Kementerian Pendidikan dan Pelatihan).
Berdasarkan arahan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan, Dewan Ujian Dak Lak sepakat untuk menyediakan ruang ujian terpisah bagi siswa T. dengan 2 pengawas dan 1 supervisor.
Para pengawas ujian melaksanakan tugas mereka sesuai dengan Peraturan Ujian, memastikan kondisi yang menguntungkan bagi para kandidat untuk menyelesaikan ujian, sambil tetap menjaga keseriusan, objektivitas, dan keadilan ujian.
Sumber: https://giaoducthoidai.vn/phong-thi-dac-biet-danh-cho-thi-sinh-o-dak-lak-post781280.html










