Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Apakah wanita modern lebih menyukai pria yang… lebih feminin?

Sebuah studi yang baru saja diterbitkan mengungkapkan pergeseran signifikan dalam standar kecantikan pria: wanita saat ini tidak lagi menyukai wajah yang secara tradisional kuat dan maskulin, tetapi lebih tertarik pada pria dengan fitur yang lebih lembut dan feminin.

Báo Tuổi TrẻBáo Tuổi Trẻ03/06/2025

Pria - Foto 1.

Ketika "pria tampan" tidak lagi secara otomatis identik dengan "pria kuat" - Foto: AI

Dalam budaya populer, citra pria "gagah" seperti Chris Hemsworth atau Jason Momoa sering dianggap sebagai panutan yang menarik, dengan otot yang menonjol, wajah yang tegas, dan janggut lebat. Namun, hasil studi ilmiah berskala besar di Inggris dan Jepang menimbulkan pertanyaan serius tentang anggapan tersebut.

Studi yang dilakukan oleh tim psikolog di Universitas Stirling (Inggris) ini mensurvei lebih dari 1.500 orang dari berbagai usia, jenis kelamin, dan orientasi seksual. Para peserta diminta untuk menilai wajah pria dan wanita yang telah diubah secara digital agar tampak "lebih maskulin" atau "lebih feminin".

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas peserta, tanpa memandang jenis kelamin atau orientasi seksual, cenderung memilih wajah dengan fitur feminin, terutama di kalangan pria. Tren ini paling menonjol di antara wanita muda heteroseksual di Inggris.

Hal ini membantu menjelaskan meningkatnya popularitas artis seperti Timothée Chalamet, Tom Holland, dan Harry Styles, yang memiliki penampilan ramping dan elegan yang sangat berbeda dari citra maskulin tradisional.

Menurut Dr. Thora Bjornsdottir, peneliti utama, orang tidak hanya menilai daya tarik berdasarkan penampilan tetapi juga secara tidak sadar menyimpulkan kepribadian dari wajah seseorang. Wajah feminin pada pria sering dikaitkan dengan keramahan, perhatian, dan kepercayaan, sementara wajah maskulin dikaitkan dengan dominasi tetapi kurang lembut.

"Tidak semua orang menyadarinya, tetapi kita sering membuat serangkaian asumsi hanya berdasarkan penampilan seseorang, seperti apakah mereka dapat dipercaya atau mampu," kata Dr. Bjornsdottir. Ini dikenal sebagai "efek halo," di mana karakteristik fisik membuat orang menilai karakter atau kemampuan seseorang.

Salah satu fitur utama dari penelitian ini adalah bahwa ini merupakan penelitian pertama yang secara terpisah mendokumentasikan preferensi individu biseksual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok ini bukanlah kelompok perantara antara individu homoseksual dan heteroseksual, seperti yang umumnya diyakini.

Sebagai contoh, pria biseksual di Inggris dan Jepang cenderung kurang menyukai fitur feminin pada wanita dibandingkan pria heteroseksual, tetapi memiliki preferensi yang cukup mirip ketika menilai pria. Sementara itu, wanita biseksual di Inggris cenderung lebih menyukai fitur feminin pada pria tetapi fitur maskulin pada wanita, sebuah kontras yang mencolok dengan wanita biseksual di Jepang, yang umumnya lebih menyukai wajah androgini pada kedua jenis kelamin.

Perbedaan-perbedaan ini menunjukkan bahwa faktor budaya, geografis, dan ras secara signifikan memengaruhi estetika dan norma gender, sesuatu yang tidak dapat digeneralisasikan begitu saja melalui studi Barat.

Dalam masyarakat yang semakin menghargai keberagaman, studi seperti ini membantu memperjelas satu hal: daya tarik bukanlah konsep yang statis. Konsep ini berubah seiring waktu, dengan persepsi tentang gender, peran sosial, dan bahkan... teknologi pengeditan foto.

Penelitian ini melampaui sekadar preferensi fisik, mencerminkan perubahan mendalam dalam cara kita memandang dan mengevaluasi orang-orang di sekitar kita.

"Orang sering menganggap ketertarikan sebagai masalah 'hati,' tetapi pada kenyataannya, itu adalah interaksi kompleks dari perasaan sosial," simpul Dr. Bjornsdottir.

MINH HAI

Sumber: https://tuoitre.vn/phu-nu-hien-dai-thich-dan-ong-nu-tinh-hon-2025060311254878.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Anak-anak Dataran Tinggi

Anak-anak Dataran Tinggi

Kepadanya

Kepadanya

Seorang wanita muda yang memegang bendera Vietnam berdiri di depan gedung Majelis Nasional Vietnam.

Seorang wanita muda yang memegang bendera Vietnam berdiri di depan gedung Majelis Nasional Vietnam.