"Membangkitkan" kơ-nia
Ketika menyebut Dataran Tinggi Tengah, banyak orang akan langsung teringat pohon kơ-nia, spesies yang terkait dengan kenangan banyak generasi. Namun, untuk waktu yang lama, biji-biji kecil itu hanya dikumpulkan dan dijual dengan harga murah, dan banyak pohon bahkan ditebang karena nilai ekonominya tetap tidak dimanfaatkan.
Didorong oleh keprihatinan ini, Ibu Nguyen Thi Ngoc Thang (Kelurahan Tan Lap) berupaya untuk "membangkitkan" nilai biji kơ-nia. Setelah berbagai percobaan, beliau mulai membuat berbagai kue dan produk bergizi dari biji kơ-nia. Pada tahun 2023, kue yang terbuat dari biji kơ-nia resmi diluncurkan. Rasa yang kaya, lembut, dan harum dari biji khas Dataran Tinggi Tengah ini dengan cepat diterima oleh konsumen. Ibu Thang berbagi: "Mengangkat biji kơ-nia menjadi kue spesial bukan hanya solusi ekonomi, tetapi juga cara untuk melestarikan 'jiwa' Dataran Tinggi Tengah, membantu konsumen modern lebih dekat dengan nilai-nilai unik wilayah ini."
![]() |
| Produk-produk yang terbuat dari biji kơ-nia karya Ibu Nguyen Thi Ngoc Thang (Kelurahan Tan Lap) dipamerkan di Festival Kewirausahaan Perempuan. Foto: Kontributor. |
Dari ide awalnya, Ibu Thang secara proaktif membeli biji kơ-nia dari penduduk setempat dengan harga lebih tinggi. Pada saat yang sama, beliau mentransfer teknik pengolahan kepada rumah tangga yang memiliki kebun hutan untuk berpartisipasi dalam produksi. Hasilnya, banyak produk seperti kue biji kơ-nia, camilan biji-bijian bergizi, dan garam wijen kơ-nia secara bertahap diperkenalkan ke pasar.
Selain menghasilkan pendapatan baru, proyek ini juga berkontribusi pada perlindungan hutan. Seiring meningkatnya nilai biji kơ-nia, masyarakat semakin termotivasi untuk melestarikan hutan. Setelah memenangkan hadiah utama dalam kompetisi ide startup wanita tingkat provinsi tahun 2023, Ibu Thắng menggunakan seluruh uang hadiah untuk membeli lebih dari 500 bibit kơ-nia untuk disumbangkan kepada masyarakat setempat untuk penanaman baru.
Menciptakan "masa depan hijau" dari sebuah taman kecil.
Didorong oleh kecintaannya pada tanah air, Ibu Le Thi Kim Gam (Komune Phu Hoa 1) memilih untuk memulai perjalanan kewirausahaannya dari kebun kecil keluarganya. Setelah berhasil mengembangkan model pariwisata hijau dan terpilih untuk berpartisipasi dalam program "Wanita Vietnam Berbisnis dengan Percaya Diri" yang diselenggarakan oleh Komite Pusat Persatuan Wanita Vietnam pada tahun 2023, Ibu Gam semakin termotivasi untuk secara bertahap mewujudkan mimpinya.
Saat ini, ia sibuk mempersiapkan diri untuk berpartisipasi dalam kompetisi "Wanita Menciptakan Masa Depan Hijau" yang akan datang. Ia masih memiliki pesona sederhana seorang wanita pedesaan, tetapi di balik kesederhanaan itu terdapat kemauan yang gigih dan keinginan yang membara untuk mengembangkan ekonomi di tanah kelahirannya.
Di lahan pertanian seluas kurang lebih 2 hektar, keluarganya sebelumnya terutama menanam tebu, singkong, dan pohon akasia. Secara bertahap, ia beralih ke pembangunan model produksi siklus tertutup dengan kebun buah-buahan, kolam ikan, budidaya siput, ayam kampung, babi hutan hibrida, dan merpati. Produk sampingan biologis dari kebun dimanfaatkan untuk membuat kompos bagi tanaman, menciptakan siklus alami yang ramah lingkungan.
![]() |
| Ibu Le Thi Kim Gam (komune Phu Hoa 1) dengan kebun buah-buahan hasil pertanian organiknya. |
Tidak puas hanya dengan pertanian , ia juga menggabungkannya dengan wisata pengalaman. Pengunjung kebun dapat berjalan-jalan di antara pepohonan hijau dan menikmati hidangan sederhana yang terbuat dari hasil kebun sendiri. Banyak orang menikmati memetik sayuran sendiri, menyalakan api unggun, dan memasak hidangan pedesaan yang familiar seperti ayam yang dimasak dengan daun asam atau hidangan panggang sederhana dalam suasana yang damai.
Terinspirasi oleh teladan seperti Ibu Ngoc Thang dan Ibu Kim Gam, semangat kewirausahaan hijau di kalangan perempuan secara bertahap menyebar. Tanpa banyak gembar-gembor, tetapi melalui ketekunan dan kreativitas, banyak perempuan telah dengan berani memulai perjalanan ekonomi mereka berdasarkan ide-ide yang berkaitan erat dengan alam dan kehidupan sehari-hari.
Dalam beberapa tahun terakhir, Komite Pusat Persatuan Wanita Vietnam telah melaksanakan banyak program untuk mendukung pengembangan ekonomi perempuan, seperti "Perempuan Vietnam Berbisnis dengan Percaya Diri," "Perempuan Menciptakan Masa Depan Hijau," kompetisi ide startup kreatif, dan berbagai kegiatan untuk melatih keterampilan manajemen dan terhubung dengan pasar. Melalui program-program ini, banyak perempuan telah memperoleh motivasi dan sumber daya untuk mengubah ide-ide mereka yang belum selesai menjadi model produksi dan bisnis yang konkret.
Menurut Ibu Nguyen Thi Hong Thai, Ketua Serikat Perempuan Provinsi Dak Lak, ke depannya, serikat tersebut akan terus mendukung dan menciptakan kondisi agar perempuan berani memulai usaha, terutama di bidang ekonomi hijau dan ekonomi sirkular. Ketika perempuan diberi kesempatan dan dukungan yang tepat, mereka tidak hanya akan berbisnis secara efektif tetapi juga berkontribusi dalam melestarikan lingkungan dan membangun komunitas yang berkelanjutan.
Ho Nhu - Le Lan
Sumber: https://baodaklak.vn/kinh-te/202603/phu-nu-khoi-nghiep-xanh-a6e6073/








Komentar (0)